Viral Medsos

Pihak Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Angkat Bicara Terkait Penganiayaan yang Dialami Perawatnya

Pihak Rumah Sakit Siloam Sriwijaya akhirnya angkat bicara terkait insiden penganiayaan yang dilakukan salah seorang keluarga pasien kepada perawatnya

Editor: Murtopo
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Disebut-sebut, sosok JT, inisial seorang pria berbaju Marvel penganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, Christina Ramauli S merupakan anggota polisi. Humas Polrestabes Palembang beri klarifikasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Video keluarga pasien menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang viral di media sosial (medsos).

Polisi juga telah mengamankan JT yang diduga melakukan penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang tersebut.

Terkait kejadian keluarga pasien aniaya perawat tersebut, bagaimana tanggapan manajemen RS Siloam Sriwijaya Palembang?

Pihak Rumah Sakit Siloam Sriwijaya akhirnya angkat bicara terkait insiden penganiayaan yang dilakukan salah seorang keluarga pasien kepada perawat Siloam Sriwijaya, Kamis siang kemarin.

Baca juga: Penganiaya Perawat RS Siloam Digiring Polisi ke Polrestabes Palembang, Langsung Diperiksa

Baca juga: Jika Terbukti Bersalah Terduga Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Segera Diproses Hukum

Seperti dilansir dari Palembang Ekspres, Nursing Development & Clinical Operations Division Head RS Siloam Sriwijaya, Benedikta Betty Bawaningtyas sekaligus yang menjadi juru bicara menjelaskan kronologis kejadian penganiayaan yang menimpa perawatnya itu.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10-11 siang itu bermula saat korban (perawat RS Siloam) melakukan pelepasan infus kepada pasien berusia dua tahun yaitu anak dari pelaku penganiayaan.

“Jadi kemarin (kamis,red) itu rencana anak pasien mau pulang, pada saat mau melepas infus sekitar jam 10 hampir jam 11 siang. Pada saat perawat kami melepas infus sudah dilakukan sesuai SOP menggunakan kapas alkohol kemudian diplester,”ungkap Tata.

Baca juga: Video Viral Polisi Jemput Pria Terduga Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang

“Tapi karena anak umur dua tahun, sedang aktif-aktifnya dan langsung digendong jadi darahnya keluar plesternya lepas,”sambung Tata.

Kejadian tersebut membuat Ibu pasien panik dan berteriak dan komplain ke pihak Rumah Sakit. Pihak rumah sakitpun langsung memberikan penanganan kepada pasien.

“Langsung ditangani oleh kepala ruangan dan perawat tersebut. Pasien diganti kapas dan lain-lain dan sudah selesai sebenarnya,”jelasnya.

Baca juga: VIRAL! Polisi Jemput Terduga Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam, Netizen: Panik Enggak? Panik Lah

Namun nyatanya, Ibu pasien masih tidak terima dan mengadukan kejadian yang dialami anaknya ke suaminya (ayah pasien) yang berada di Kayu Agung.

“Suaminya baru datang sekitar jam 2 siang, terus tiba-tiba langsung bertanya perawat yang menindak anaknya, mana perawat yang tadi?. Perawat saya datang ke ruangan didampingi Duty Manager dan Kepala Ruangan untuk menjelaskan kembali,”terangnya.

Belum sempat memberikan penjelasan, pelaku langsung melakukan tindakan main hakim sendiri menampar korban dengan kepalan tangannya hingga korban terjatuh ke lantai dan meminta korban meminta maaf dengan bersujud.

Baca juga: Apa Penyebab Keluarga Pasien Aniaya Perawat RS Siloam? Begini Penjelasan Humas Polrestabes Palembang

“Lalu perawat kami langsung ditendang, Kemudian kepala ruangan langsung memegangi ayah pasien langsung dialihkan tapi dia tidak terima dan masih menganiaya dengan menjambak rambut perawat tersebut,”paparnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved