Perencana Keuangan: Investor Saham Pindah ke Kripto untuk Tutup Kerugian 

Perencana Keuangan: Investor Saham Pindah ke Kripto untuk Tutup Kerugian. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Istimewa
ILUSTRASI Bitcoin - Mata uang kripto alias cryptocurrency, yakni Bitcoin, terus melanjutkan tren meningkat memasuki tahun 2021. Mata uang tersebut berhasil mencatat rekor tertingginya dengan nilai Rp 483,54 juta per 1 Bitcoin pada Minggu (3/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Cryptocurrency atau mata uang kripto sedang digandrungi investor ritel, sehingga beberapa ada yang mengalihkan investasi karena merugi di saham. 

Perencana keuangan Ahmad Gozali mengatakan, peralihan dari saham ke kripnto belakangan ini memang bisa karena beberapa sebab. 

Satu di antaranya investor pasar modal merugi akibat dampak pandemi di 2020 dan belum dapat membalikkan posisi menjadi untung. 

"Bisa juga pelaku pasar ingin mengkompensasi kerugian 2020 dengan mencari untung cepat di kripto," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews, belum lama ini. 

Baca juga: Ingin Bangkitkan Ekonomi Kreatif, Menparekraf Sandiaga Uno Vaksinasi 120 Pelaku Seni

Selain itu, Ahmad menjelaskan, ada kemungkinan bisa juga pelaku pasar kehilangan kepercayaan terhadap pasar modal. 

"Hal ini karena nilainya sudah kembali ke posisi sebelum pandemi. Padahal ekonomi riil masih terasa sepi," katanya. 

Sementara itu, dia menambahkan, kemungkinan terakhir adalah hanya sekadar ikut-ikutan tren berinvestasi di kripto

"Bisa juga sekedar ikut-ikutan karena perusahaan sebesar Tesla akhirnya berinevstasi di kripto dan menerima pembayaran dengan kripto," pungkas Ahmad. (Yanuar R. Yovanda) 

Baca juga: Dejan Antonic Tetap Memuji Para Pemain PSS Sleman, meski Kalah dari Persib Bandung di Piala Menpora

 
 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved