Breaking News:

Viral Medsos

Penganiaya Perawat Rumah Sakit Siloam Tidak Garang Lagi, Pasrah Saat Digelandang ke Polres Palembang

Penganiaya Perawat Rumah Sakit Siloam Tidak Garang Lagi, Pasrah Saat Digelandang ke Polres Palembang. Tersangka terancam dihukum 2 tahun penjara

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Kolase Wartakotalive.com/TribunSumsel/Pahmi Ramadhan/Istimewa
Gara-gara anak menangis infus dilepas, jadi motif JT (38), ayah pasien aniaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, CRS (28). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pria berinisial JT, penganiaya CRS, seorang perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang akhirnya ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang.

Berbeda ketika menganiaya CRS, JT pasrah saat digelandang ke Mapolres Palembang pada Jumat (16/4/2021) malam.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, JT yang kini berstatus tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"Tersangka diancam penjara selama dua tahun. Hasil pemeriksaan tersangka sudah mengakui seluruh perbuatannya," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (17/4/2021).

Ivan mengatakan, pelaku nekat menganiaya korban karena emosi melihat tangan anaknya berdarah saat jarum infus dicabut.

JT langsung menampar dan menendang korban sampai tersungkur.

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah setelah polisi mengantongi keterangan sejumlah pihak dan barang bukti.

"Barang bukti berupa pakaian korban yang digunakan juga sudah kita ambil begitu juga dengan rekaman CCTV," ujarnya.

JT ditangkap di kediamannya di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 21.00 wIB.

Saat ditangkap, tersangka tak melawan. Petugas langsung membawa pelaku ke Polrestabes Palembang untuk diperiksa.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved