Breaking News:

Berita Jakarta

Pembongkaran Tembok Beton Setinggi 3 Meter di Penjaringan Dihentikan Polisi

Pembongkaran tembok beton setinggi 3 meter di area pergudangan di Jalan Kapuk Indah, Penjaringan, dihentikan polisi.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polisi menghentikan pembongkaran tembok beton setinggi 3 meter di area pergudangan di Jalan Kapuk Indah RT 02/RW 03 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/4/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Pembongkaran tembok beton setinggi 3 meter di area pergudangan di Jalan Kapuk Indah RT 002/RW 03 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dihentikan aparat kepolisian, Sabtu (17/4/2021).

Berdasarkan pantauan di lokasi , Kapolsek Metro Penjaringan Ardyansyah beradu argumen dengan pihak yang berperkara sebelum penghentian pembongkaran tembok setinggi tiga meter itu. 

Keberadaan pagar tembok dinilai menghalangi akses keluar masuk warga setempat saat ini masih menjadi sengketa terkait kepemilikan lahan antara Chandra Gunawan dan The Tiau hok.

"Bubar semua, jangan ada pembongkaran. Ini yang punya hak pemerintah," kata Ardyansyah. 

Aparat kepolisian bergerak membubarkan puluhan orang yang membongkar tembok beton menggunakan martil dan alat bor.

Warga pun pergi meninggalkan lokasi pembongkaran di Jalan Kapuk Indah tersebut.

Baca juga: VIDEO Melinda Masih Merasa Risau Meski Tembok Beton yang Mengelilingi Rumahnya Telah Dibongkar

Baca juga: Meski Tembok Beton Telah Dirobohkan Paksa, Mengapa Melinda Mengaku Masih Merasa Risau?

Warga menghentikan pembongkaran tembok beton setinggi 3 meter di area pergudangan di Jalan Kapuk Indah RT 02/RW 03 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/4/2021).
Warga menghentikan pembongkaran tembok beton setinggi 3 meter di area pergudangan di Jalan Kapuk Indah RT 02/RW 03 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/4/2021). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Ardyansyah mengatakan, penghentian pembongkaran itu dilakukan supaya tidak terjadi benturan sehingga menimbulkan gangguan keamanan di wilayahnya.

Menurutnya, apabila nanti sudah ada keputusan terkait kepemilikan lahan, maka pihak berwenang akan melakukan eksekusi pembongkaran tembok beton tersebut. 

"Kami dari pihak kepolisian, punya inisiatif jangan sampai terjadi benturan karena kedua belah pihak ini saling mengklaim bahwa ini (tanah tempat tembok berdiri) ada juga yang klaim," ujarnya. 

Dia berjanji akan mempertemukan kedua belah pihak dengan pihak Kecamatan Penjaringan agar permasalah sengketa lahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved