Breaking News:

Ibu Kota Pindah

Partai Demokrat Sebut Ancaman Besar Jika Fokus Penanganan Pandemi Dialihakn ke Pemindahan Ibu Kota

Herman menegaskan Indonesia sampai sekarang belum bisa mengendalikan wabah Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com/Muhamad Syahri Romdhon
Herman Khaeron mempertanyakan rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron mempertanyakan rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Sebab, katanya, saat ini dunia, termasuk Indonesia, masih dilanda pandemi Covid-19.

Herman menegaskan Indonesia sampai sekarang belum bisa mengendalikan wabah Covid-19.

Baca juga: Siti Fadilah Supari: Kalau Vaksin Nusantara Berhasil, Pemerintah Ikut Untung, Jangan Ditebang Dulu

Hal itu tercermin dari perkembangan harian kasus Covid-19 yang masih fluktuatif.

"Kemarin saya berdebat dengan juru bicara kepresidenan terkait kesiapan pemindahan ibu kota."

"Mengapa? Karena pandemi masih belum berakhir."

Baca juga: Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Siti Fadilah Supari Dukung Terawan Agar Tak Putus Asa

"Covid belum bisa kita kendalikan. Pertumbuhannya fluktuatif," kata Herman dalam diskusi daring, Jumat (16/4/2021).

"Bahkan bicara vaksin, sampai saat ini belum ada kepastian yang memungkinkan kita dapat mengendalikan," sambungnya.

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, Indonesia akan berada pada ancaman besar, kalau mengalihkan fokus penanganan pandemi ke pemindahan ibu kota baru.

Baca juga: Emil Salim Minta Cuma Presiden, Wapres, dan Sekretaris Negara yang Berkantor di Kalimantan

Ia khawatir saat negara lain sudah lepas dari wabah Covid-19, tapi Indonesia masih harus berjibaku menanganinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved