Breaking News:

Berita Bogor

Inilah Strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Bantu Pelaku Usaha Saat Pandemi Covid-19

Inilah strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor bantu pelaku usaha saat pandemi Covid-19.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor bantu pelaku usaha saat pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Inilah strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor bantu pelaku usaha saat pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 membuat sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terpuruk.

Banyak pelaku UMKM yang terpaksa menutup usahanya karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang ketat.

Untuk membangkitkan kembali sektor UMKM di wilayah ini, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor melakukan berbagai langkah strategis.

Salah satunya dengan mengajak pelaku UMKM menerapkan pemasaran digital (digital marketing).

Terkait hal ini, Dinas Koperasi dan UKM bersama Bank BJB telah menggelar bimbingan teknis dan seminar secara virtual pada pekan ini.

Baca juga: Digoyang Muktamar Luar Biasa, PKB Kabupaten Bogor: Kami Setia kepada Cak Imin dan Dukung Capres 2024

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana mengungkapkan bahwa upaya pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor dilakukan melalui optimalisisasi peran serta pelaku UMKM.

“Kami melakukan kegiatan bazar UKM, baik secara online maupun langsung, bekerjasama dengan mall yang ada di Kabupaten Bogor dengan tema ekspresi pelaku UKM ditengah Pandemi Covid-19,” kata Asep, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Siap Berjuang ke Pemerintah Pusat untuk Pembentukan DOB Bogor Timur

Pemkab Bogor juga telah memfasilitasi UMKM Kabupaten Bogor melalui program sewa toko.  

“Dari 40 kecamtan baru 29 Kecamatan yang sudah mendapat fasilitasi program sewa toko. Alhamdulilah, ditengah pandemi ini para pelaku UMKM masih bisa menjalankan bisnisnya," ujarnya.

Baca juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bogor Bantu Nusagri Ekspor 16 Kontainer Zeolite Ke Bangladesh

Menurut Asep, strategi bisnis berbasis digital sangat penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang mencapai 707 ribu UMKM. 

“Dengan beragam produk yang dihasilkan mulai dari bidang logam, makanan dan minuman, kerajinan kulit, pakaian dan lainnya,” ungkapnya.

Baca juga: Warga Ciampea Bogor Berdesakan untuk Pencairan BPUM, Protokol Kesehatan Diabaikan

Di tengah pandemi, lanjutnya, banyak juga UMKM yang memproduksi barang sesuai kondisi saat ini, seperti masker, wastapel pencuci tangan, hand sanitizer dan lainnya. 

Agar optimal pemasaran maupun transaksi jual belinya pun harus dilakukan secara online. 

“Kami sangat beterimakasih kepada BJB atas kegiatan hari ini. Semoga dapat lebih memperkaya ilmu para UMKM bagaimana cara berbisnis berbasis digital," tukas Asep.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved