Breaking News:

Dinilai Cocok Gantikan Moeldoko di KSP, Ini Sosok Suhendra Hadikuntono Pencetus Jokowi 3 Periode  

Salah satunya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang mengusulkan penggantian Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

TRIBUNNEWS.COM Istimewa/Herudin
Suhendra Hadikuntono dan Moeldoko. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama Moeldoko terus digaungkan untuk melepas jabatannya dari Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Salah satunya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang mengusulkan penggantian Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Di mana pernyataan tersebut muncul beriringan dengan adanya isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan langkah Moeldoko dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deliserdang beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kecolongan Derek Liar Masuk Jalan Tol dan Lakukan Pemerasan ke Pengendara, Ini Tanggapan Jasa Marga

Baca juga: Digerebek Warga saat Datangi Rumah Staf Wanitanya Tengah Malam, Pak Kades Ini Ngumpet di Plafon

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Digelar Pekan Ini, Nama Ahok Mencuat Duduki Posisi Menteri Investasi?

Sekretaris Jenderal DPP KNPI Syam Tomagola menilai Moeldoko tidak tepat berada dalam kedudukan tersebut, lantaran Moeldoko terkesan bergerak demi kepentingan diri-sendiri, bukannya menjadi garda utama yang bekerja memuluskan kinerja tim kepresidenan. 

Diberitakan Tribunnews sebelumnya KNPI meminta Presiden Jokowi menunjuk sosok Suhendra Hadikuntono sebagai pengganti Moeldoko.

Menurut KNPI, Suhendra dinilai tepat untuk duduk di jabatan tersebut.

Syam menyayangkan jika tokoh sekaliber Suhendra tidak diberdayakan. 

"Bapak Suhendra mempunyai kapasitas untuk itu, dan saya yakin Presiden akan sangat beruntung mempunyai pembantu yang mau berkorban apa saja seperti beliau," ujarnya.

KSP, kata Syam, merupakan gagasan Jokowi. Harapannya untuk mendukung implementasi visi dan misinya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Untuk itu, menurut Syam, KSP haruslah seorang tokoh yang betul-betul memahami Jokowi lahir batin dan yang rela tidak terkenal dan mau berkorban apa saja.

Terlebih, lanjutnya, situasi kebangsaan saat ini membutuhkan keadaan yang kondusif, untuk mendukung kerja-kerja percepatan pembangunan pemerintahan Jokowi, baik pembangunan fisik maupun sumber daya manusia.

Halaman
123
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved