Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Dinas Pendidikan Kota Depok Tetapkan Waktu Belajar dan Pesantren Kilat Secara Online selama Ramadan

Selama Ramadan 1442 Hijriah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok membuat kebijakan baru terkait kegiatan belajar mengajar (KBM).

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin, membuat kebijakan baru terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan ramadan ini. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Carwinda mengatakan, pembelajaran tatap muka serentak direncanakan dimulai pada awal Juli 2021 mendatang.

"Insya Allah nanti di awal Bulan Juli atau tepatnya saat tahun ajaran baru kita jalankan pembelajaran tatap muka serentak," ujarnya

Carwinda mengatakan pembelajaran tatap muka akan dimulai setelah selesainya suntik vaksin untuk para tenaga pendidik di Kabupaten Bekasi 

Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan progres vaksinasi terhadap tenaga pendidik ditargetkan rampung pada Juli.

"Vaksinasi tenaga pendidikan berjalan dengan lancar targetnya sebelum Juli sudah divaksin semua. Beres itu dulu baru dimulai PTM tatap muka," beber nya.

Carwinda mengaku mayoritas sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Bekasi sudah memenuhi standar protokol kesehatan ketat berdasarkan hasil observasi lapangan.

Baca juga: Tak Ada Jam Istirahat saat Uji Coba KBM Tatap Muka, Sekolah Sarankan Siswa Bawa Bekal

Baca juga: VIDEO Kadisdikbud Kota Tangsel Sebut Pihaknya Siap Laksanakan KBM Tatap Muka pada Juli 2021

Pihaknya juga menekankan sekolah-sekolah yang ingin melakukan pembelajaran tatap muka nanti harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Persyaratan itu harus dipenuhi, baru diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka.

"Berdasarkan observasi kami, mayoritas sudah terpenuhi mulai dari ketersediaan alat cuci tangan, sarana kebersihan sesuai prinsip jaga jarak, hingga meminimalisasi sentuhan tapi tetap nanti di ujungnya Pak Bupati yang memutuskan," katanya.

Dia juga mengatakan meski telah mengantongi izin sekolah tatap muka, pihak sekolah tetap harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat selama proses kegiatan belajar mengajar digelar nantinya.

Berdasarkan data, di Kabupaten Bekasi terdapat 900 Sekolah Dasar yang terdiri atas 328 SD Negeri, sementara sisanya sekolah swasta. Sedangkan Sekolah Menengah Pertama berjumlah 320 sekolah dimana 95 diantaranya merupakan sekolah negeri. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved