Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Gempa Tektonik Magnitudo 5,5 Guncang Beberapa Wilayah di Aceh, Warga Berhamburan

Beberapa wilayah di Aceh, Sabtu (17/4/2021), diguncang gempa tektonik magnitudo 5,5, akibatnya sejumlah warga berhamburan keluar rumah.

Istimewa
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar Djati Cipto Kuncoro, di Banda Aceh, Sabtu (17/4/2021), melaporkan gempa bumi tersebut terjadi sekitar pukul 08.04.53 WIB wilayah Aceh Jaya. Foto ilustrasi: Seismograf, alat pencatat gempa. 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.28 WIB, Rabu (14/4/2021). Seperti yang diungkapkan Jaro, warga di daerah itu.

"Lagi nonton dan tiba-tiba televise di rumah saya bergeser sendiri, dan bergoyang, kemudian saya liat kebagian dinding rumah juga foto keluarga kok getar dan goyang juga," katanya.

Setelah itu, Jaro langsung bergegas meninggalkan rumah begitu merasakan goyangan kuat.

Baca juga: Breaking News: Banten Digoyang Gempa Magnitudo 5,1, tak Berpotensi Tsunami

Ia meyakini goyangan itu adalah gempa bumi sehingga berusaha secepat mungkin keluar rumah dan mencari tempat yang aman untuk berlindung.

Untungnya, gempa tersebut hanya terjadi beberapa detik saja dan kemudian keadaan kembali normal seperti sediakala.

"Hanya beberapa detik saja, seperti hujan lewat saja begitu. Kemudian setelah itu saya kembali ke dalam rumah," terangnya.

Menurut Jaro, tidak ada kerusakan yang terjadi akibat gempa yang telah kesekian kalinya terjadi di wilayahnya tersebut.

Baca juga: Waduh, Ternyata Tempat Proyek Bukit Algoritma di Sukabumi Rawan Gempa, Ini Penjelasannya

Warga yang berada di sana pun tampak bekerja seperti biasa lagi setelah gempa yang lewat dalam hitungan detik semata.

"Iya karena sudah biasa sering terjadi gempa di sini, jadi masyarakat sudah biasa saja melihat kondisi seperti ini. Takut mah pasti ada, akan tetapi karena sudah biasa terjadi, ya dianggapnya tidak terlalu berlebihan," tegasnya.

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang wilayah Bayah, Kabupaten Lebak.

Gempa tersebut terjadi di kedalaman 83 Km di dasar laut di titik koordinat 7,4 LS dan 105,92 BT.

Getaran gempa terasa hingga wilayah Jakarta dan Sukabumi yang menyebabkan getaran yang cukup kuat.

Baca juga: Tak Kenal Lelah, Setiba dari NTT Mensos Tri Rismaharini Langsung Temui Korban Gempa Malang

Kepala BMKG Kelas I Tangerang, Suwardi mengatakan gempa tersebut terjadi lantaran tabrakan subduksi antara lempeng Australia dan Indo-Australia yang mengakibatkan terjadinya gerakan lempeng di bawah permukaan laut.

Ia pun memberikan peringatan dini kepada masyarakat akan adanya gempa susulan yang akan terjadi akibat gempa tersebut.

"Kemungkinan akan ada gempa susulan kembali, tetapi kita belum tau kapan itu terjadi," katanya saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Gempa terjadi bertepatan dengan aktivitas masyarakat di awal bulan puasa ramadan.

Kendati begitu, gempa yang terjadi tidak mengakibatkan ancaman tsunami, karena berada di kedalaman 83 Km dibawah dasar laut. (Antaranews/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved