Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Badai Siklon Tropis Surigae Berpotensi Menjadi Super Taifun

Peneliti di Pusat Sains dan Teknologi Antariksa Lapan, Erma Yulihastin mengingatkan, badai siklon Surigae berpotensi menjadi super taifun.

BMKG
Erma Yulihastin, peneliti di Pusat Sains dan Teknologi Antariksa Lapan mengingatkan, badai siklon Surigae berpotensi menjadi super taifun, Jumat (16/4/2021). Foto ilustrasi: Pergerakan siklon tropis surigae. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Badai siklon Surigae berpotensi menjadi super taifun atau badai siklon raksasa sehingga harus diwaspadai.

Peringatan itu disampaikan oleh peneliti di Pusat Sains dan Teknologi Antariksa (PSTA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Erma Yulihastin.

Erma Yulihastin mengatakan, badai siklon Surigae berpotensi menjadi super taifun atau badai siklon raksasa sehingga harus diwaspadai.

Video: Sosialisasi Larangan Mudik pada 6-17 Mei 2021 di Terminal Tanjungpriok

"Badai siklon tropis Surigae yang terbentuk di utara Papua sejak 14 April lalu kini semakin menguat," kata Erma saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Erma menuturkan, meskipun pergerakan Surigae sudah mulai menjauhi Indonesia, yaitu ke arah barat laut menuju Filipina, namun pergerakan angin dari ekor badai tersebut menjangkau wilayah-wilayah di bagian utara Indonesia.

Di antaranya Pulau Halmahera dan Sulawesi bagian utara, dan menimbulkan angin kencang sekitar 2-4 meter per detik di atas darat, dan 8-10 meter per detik di atas laut.

Baca juga: BIBIT Siklon 94w Potensi Jadi Siklon Tropis Sangat Tinggi, Waspadai Cuaca Ekstrem dan Puting Beliung

Baca juga: UPDATE Cuaca Selasa 13 April 2021: Bibit Siklon Tropis, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Banjir

Selain Sulawesi dan Halmahera, wilayah yang akan mendapat pengaruh secara langsung dari keberadaan Surigae tersebut adalah sebagian besar Papua, khususnya di wilayah kepala burung atau Papua barat.

Itu menyebabkan Papua selama tiga hari mendatang akan mengalami peningkatan konvergensi dan aktivitas konvektif yang tinggi, sehingga dapat menimbulkan hujan deras dan angin kencang di Papua bagian utara pada 18-19 April 2021.

Berdasarkan pantauan Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA) milik LAPAN, terdapat bibit badai baru di timur-utara Papua dekat siklon Surigae yang saat ini telah bergabung sehingga semakin memperkuat Surigae.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved