VIDEO Pecatan Polisi Merampok Rumah di Bojonggede, Tuduh Korbannya Pengedar Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan salah satu pelaku HW adalah pecatan polisi atau desersi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polda Metro Jaya membekuk 5 orang kawanan perampok yang modusnya mengaku sebagai anggota kepolisian dan sedang melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah korbannya.

Kelima pelaku dibekuk di tempat mereka nongkrong di Jalan Tegar Beriman, Desa Bojongbaru, Kecamatan Bojonggede, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021) lalu.

Lima pelaku yang dibekuk adalah RM (35) alias Obot, MS (42), HW (43), MI (32) dan PW (40) alias Cak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan salah satu pelaku HW adalah pecatan polisi atau desersi.

Baca juga: Komplotan Perampok Bermodus Jagi Anggota Polisi, Dipimpin Oleh Mantan Polisi

Ia yang tadinya bertugas di Polda Metro Jaya dipecat karena dalam waktu sekian lama tidak masuk kerja.

"Jadi salah satu perampok yakni HW ini adalah pecatan polisi atau desersi karena indisipliner. Dia bukan lagi anggota kepolisian," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/4/2021).

Yusri menjelaskan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan korban M, warga Kampung Kedung Waringin Tengah, RT 3/4, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Baca juga: Ngaku Polisi, Komplotan Obot Beringas Rampok Korban, Satu Orang Rupanya Pecatan Polisi

Dalam laporannya M mengaku telah dirampok sekelompok orang yang mengaku anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya pada, Selasa 30 Maret 2021 sekitar pukul 23.54 di rumahnya.

Saat itu kata Yusri kawanan pelaku mendatangi rumah korban yang diketahui sedang seorang diri.

"Lalu lima kawanan perampok ini menggedor rumah korban dan mengaku sebagai anggota kepolisian. Yang menggedor pertama kali adalah RM dengan mengaku sebagai polisi dan menuduh korban adalah pengedar narkoba," kata Yusri.

Baca juga: Aksi Heroik Evi, Tangkis Sabetan Golok Perampok yang Satroni Warung Kelontong Ayahnya di Kalisari

Lalu kata Yusri setelah berhasil menjebol rumah korban, mereka meminta korban tiarap.

"Para pelaku ini bilang, 'saya dari Polda, tiarap, tiarap, kalau mau prosesnya cepat'," kata Yusri mencontohkan aksi pelaku.

Karena takut, pelaku pun menuruti kemauan pelaku.

Akhirnya kata Yusri pelaku menggeledah namun menggasak barang berharga milik korban serta uang tunai.

Baca juga: UPDATE Perampokan di Ciputat, Polisi Sebut Komplotan Perampok Bawa Senjata Airsoft Gun saat Beraksi

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved