Breaking News:

Berita Jakarta

Renovasi Kantor TGUPP Saat Pandemi, Anggota DPRD DKI Kenneth Sebut Anies Melukai Perasaan Rakyat

Ditengah Pandemi seperti ini Pak Anies tidak fokus kepada program yang pro rakyat, hal-hal yang tidak perlu dikerjakan malah dikerjakan

istimewa
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menilai, langkah Gubernur Anies merenovasi ruang perangkat kerja di tengah pandemi Covid-19 sangat melukai hati warga Jakarta.

Legislator DKI yang membidangi pembangunan ini menilai renovasi ruang perangkat kerja di Balai Kota Jakarta tidak mendesak dan bisa ditunda.

Renovasi tersebut menggunakan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Keputusan Pak Anies merenovasi ruang kerja sangat melukai hati warga Jakarta. Di tengah pandemi seperti ini, warga Jakarta berjuang mengais-ngais bantuan untuk bertahan hidup, apalagi dana tersebut menggunakan APBD yang notabene adalah uang rakyat. Kalau pakai dana dari kantong pribadi Pak Anies, silakan saja, saya tidak akan melarangnya," ketus Kenneth dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Pria yang kerap disapa Kent itu pun bingung dengan keputusan orang nomor satu di DKI Jakarta itu, yang tega merenovasi ruang kerja yang akan menghabiskan uang rakyat.

"Saya tak habis pikir, Ditengah Pandemi seperti ini Pak Anies tidak fokus kepada program yang pro rakyat, hal-hal yang tidak perlu dikerjakan malah dikerjakan itu kan menghambur -hamburkan uang anggaran, tidak ada manfaatnya untuk warga," tegas Kent.

Baca juga: VIDEO Polisi Bekuk Artis Sinetron di Jagakarsa, Diduga Tersangkut Kasus Narkoba

Baca juga: VIDEO Copet Angkot Yang Sudah Ratusan Kali Beraksi, Dibekuk Polisi

Pria yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu menilai alangkah baiknya jika anggaran tersebut dibuat program untuk membantu rakyat yang tidak mampu di tengah pandemi Covid-19 dan bulan suci Ramadhan.

Ia menilai Anies harus berhati-hati dalam menggunakan uang rakyat.

"Hal yang tidak perlu seperti merenovasi ruang kerja TGUPP. Alangkah baiknya, anggaran tersebut diperuntukan untuk warga yang tidak mampu di tengah pandemi dan bulan suci Ramadhan, baiknya dibuat bantuan sembako atau apapun yang bermanfaat bagi warga Jakarta yang terdampak langsung Pandemi Covid-19," tutur Kent.

Terlebih, ia menilai kinerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tidak jelas dan tidak bisa diandalkan untuk membuat konsep yang pro rakyat. jadi tidak sepantasnya memanjakan TGUPP dengan cara merenovasi ruang kerjanya.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved