Lebaran 2021

Nekat Mudik Ke Sragen, Siap-siap Dapat Sanksi Tegas hingga Jalani Karantina 7 Hari

Bupati Sragen Untung Yuni Sukowati juga sudah menyiapkan sanksi bagi para pemudik nekat yang melanggar aturan

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Bupati Sragen Untung Yuni Sukowati dalam Dialog Tidak Mudik Lebih Baik yang diselenggarakan FMB9 KPCPEN, Kamis (16/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Bupati Sragen Untung Yuni Sukowati Kamis (15/4) mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan TNI, POLRI dan pihak lainnya untuk memastikan Sragren mentaati maksimal Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13/2021 tentang Peniadaan Mudik.

Yuni menjelaskan, pihaknya siap memblokade akses menuju kota yang terkenal karena situs warisan dunia UNESCO itu, baik dari arah Kabupaten Grobogan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Karanganyar maupun dari arah Kabupaten Boyolali.

Pemerintah Kabupaten Sragen, ungkap Yuni, juga sudah menyiapkan sanksi bagi para pemudik nekat yang melanggar aturan larangan mudik pada masa liburan Idul Fitri 2021.

Baca juga: Kebijakan Pelarangan Mudik dan Pembukaan Pariwisata Jadi Dilema Buat Gubernur Banten

"Karantina dulu 7 hari karena kalau hanya sebentar mereka pikir itu tempat transit biasa. Setelah 7 hari baru ditesting. Jadi menimbulkan dampak jera terlebih dahulu," papar Yuni dalam Dialog Tidak Mudik Lebih Baik yang diselenggarakan FMB9 KPCPEN, Kamis (16/4/2021).

Setelah itu, bila negatif, warga bisa kembali bersama keluarga di tempat masing-masing dan bagi yang positif Covid-19 maka melanjutkan karantina selama 14 hari.

Dengan kebijakan-kebijakan itu diharapkan para warga Sragen tidak mudik karena lebih baik.

"Kecuali pergerakan di Solo Raya yang masuk daerah aglomerasi," tandas Yuni.

Sementara itu Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Rudi Antariksawan mengaku pihaknya sudah bersiap untuk memperketat arus perjalanan luar kota, untuk mendukung larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Baca juga: Jika Jokowi Nekat Angkat Ahok sebagai Menteri, Refly Harun sebut Akan Ada Pelanggaran Undang-undang

Baca juga: Sosok dr Terawan, Dipecat IDI, Terdepak dari Kursi Menteri, kini Bikin Heboh dengan Vaksin Nusantara

"Kami sudah memetakan lokasi-lokasi mulai dari Lampung sampai ke Bali untuk mencegah masyarakat mudik. Jadi ada 333 titik penyekatan yang kami siapkan," ungkap Rudi.

Penyekatan dilakukan baik di jalur tol maupun arteri di pulau Jawa, yakni, jalur pantura, jalur tengah, selatan maupun Selatan Selatan.

Polisi bolehkan mudik sebelum 6 Mei

Polri membolehkan masyarakat mudik sebelum dilarang pada 6-17 Mei 2021.

"Sebelum tanggal 6 Mei ya silahkan saja, kita perlancar."

"Setelah tanggal 6 Mei mudik enggak boleh. Kita sekat itu," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono, Kamis (15/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved