Kirim Karangan Bunga ke Kantor Kejari Asosiasi Honorer Depok Sampaikan Pesan Ini Untuk Dinas Damkar

"Kami mendapat perintah dari pak Kajari untuk melakukan pemeriksaan atas kasus ini. Sudah enam orang yang kami periksa atas kasus itu," kata Herlangga

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Deretan karangan bunga memadati halaman Kejari Depok di Komplek Perkantoran Kota Kembang, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (15/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Suasana di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, sejak Kamis (15/4/2021) hingga Jumat (16/4/2021) terlihat berbeda.

Dari kejauhan deretan karangan bunga menghiasi halaman Kejari Depok.

Tulisannya pun seputar dukungan untuk Kejari Depok dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan sepatu PDL dan pemotongan insentif tenaga honor dalam melakukan penyemprotan disinfektan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok

Salah satu karangan bunga datang dari Asosiasi Honorer Depok yang bertuliskan "Terima Kasih Pak Jaksa Semangat Berantas Koruptor. Damkar Depok Tidak Butuh Oknum Pejabat Kaleng-Kaleng."

Dukungan juga datang dari Penggiat Whistleblower Indonesia, "Dukung Gerakan Whistleblower, Untuk Depok Bebas Dari Korupsi".

Tak hanya itu, ada juga dari karangan bunga itu yang menyebut dirinya sebagai pendukung Sandi yang tak lain merupakan pegawai honorer yang melaporkan adanya dugaan korupsidi DPKP Kota Depok.

"Berantas Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok hingga ke Akar-Akarnya," tulis karangan bunga dari pendukung Sandi tersebut.

Kasus ini menarik perhatian pasca viral aksi protes pelapor yang tidak lain adalah tenaga harian pada DPKP Kota Depok.

Dalam aksi protes itu, Sandi Butar Butar meminta bantuan Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Jend Pol (Purn) Tito Karnavian untuk mengusut tuntas korupsi di DPKP Kota Depok.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik setelah masuknya laporan Sandi ke Kejari Depok yang kemudian dilanjutkan dengan laporan dari warga lainnya secara resmi perihal kasus yang sama.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Depok Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat DPKP dan oknum pengadaan yang terlibat pengadaan sepatu PDL DPKP tahun 2018.

"Kami mendapat perintah dari pak Kajari untuk melakukan pemeriksaan atas kasus ini. Sudah enam orang yang kami periksa atas kasus itu," kata Herlangga, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Takut Dipecat, Rekan-rekan Sandi Tak Sanggup Bela Aksi Ungkap Dugaan Korupsi di Kantor Damkar Depok

Baca juga: Anak Buah Gembor-gemborkan Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Kota Depok: Tidak Benar Itu!

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved