Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Bulan Suci Ramadan, Tiga Pilar Kota Bekasi Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras & Obat Terlarang

Sambut Bulan Suci Ramadan, Tiga Pilar Kota Bekasi Kolaborasi, Musnahkan Belasan Ribu Botol Minuman Keras dan Obat-obatan Terlarang

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Humas Polrestro Bekasi Kota
Pemusnahan barang bukti miras dan narkoba di halaman Mapolrestro Bekasi Kota, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Jumat (16/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Jajaran tiga pilar kembali berkolaborasi.

Kali ini, Polres Metro Bekasi Kota, Pemkot Bekasi dan Kodim 0507/Bekasi melakukan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras (miras) dan narkoba di halaman Mapolrestro Bekasi Kota, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Jumat (16/4/2021).

Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Alysius Suprijadi menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan tiga pilar dalam kurun waktu 2-3 bulan terakhir.

"Pemusnahan dalam rangka operasi di toko-toko yang tidak memiliki ijin, juga menjelang bulan suci Ramadhan guna menghormati pelaksanaan ibadah puasa bagi umay muslim," kata Suprijadi saat di lokasi.

Ada pun jumlah barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis ganja seberat 6 kilogram, 12.800 botol miras berbagai merek dan obat-obatan terlarang yang jumlahnya mencapai 3.935 butir.

"Ganja dan obat-obatan kami musnahkan denhan cara dibakar. Sedangkan botol miras dengan cara digilas menggunakan alat berat," ungkapnya.

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan pemusnahan barang bukti merupakan agenda rutin jelang puasa yang dilakukan di setiap tahunnya.

"Sengaja kita serahkan ke Kapolres Metro Bekasi untuk lakukan operasi jelang Bulan Suci Ramadan, yang intinya untuk fokus dalam beribadah bagi umat muslim," ujar Rahmat.

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Rahmat mengimbau agar masyarakat Kota Bekasi bisa terus menjaga toleransi antar umat beragama dan menghormati warga yang melaksanakan ibadah puasa.

"Kita harap masyarakat benar-benar jauhi minuman keras ini, apalagi toko toko yang menjual sengaja secara ilegal tanpa ijin, semoga masyarakat bisa ikut sosialisasi mengenai bahayanya narkoba dan minuman keras ini agar menghindarinya," katanya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved