Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: CEO Citi Indonesia Respons Pengumuman Citigroup Keluar dari Indonesia

Perusahaan jasa keuangan global asal Amerika Serikat Citigroup Inc menyatakan akan keluar dari bisnis consumer banking di Indonesia.

Tribunnews.com
Perusahaan jasa keuangan global asal Amerika Serikat Citigroup Inc menyatakan akan keluar dari bisnis consumer banking di 13 negara, termasuk Indonesia. Foto ilustrasi: Citibank, salah satu perusahaan keuangan Citigroup 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Memulai bisnis di Indonesia sejak tahun 1968, Citigroup Inc menyatakan akan keluar dari bisnis consumer banking di Indonesia.

Salah satu industri jasa keuangan yang sangat terkenal yang dimiliki Citigroup adalah Citibank, yang berkantor pusat di segi tiga emas Jalan Jenderal Sudirman, di Citibank Tower, komplek perkantoran SCBD Jakarta.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi merespons pengumuman perusahaan jasa keuangan global asal Amerika Serikat Citigroup Inc yang menyatakan akan keluar dari bisnis consumer banking di 13 negara, termasuk Indonesia.

Video: ICIP-ICIP Yuk: Tempat Makan Bebek Bentu, Rasa Sambelnya Bikin Gobyos

"Penyegaran strategi oleh Citi ini akan menciptakan peluang besar bagi kami untuk menawarkan nilai proposisi yang berbeda dan unik kepada para klien kami, saat kami memasuki fase baru pertumbuhan dan transformasi yang berfokus pada bisnis perbankan institusional kami," ujar Batara melalui keterangan di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Batara mengatakan, Citigroup telah berada di Indonesia sejak 1968 dengan tim yang penuh dedikasi dan basis klien yang kuat yang telah berkontribusi pada kesuksesan perseroan.

Saat ini, lanjut Batara, pihaknya melayani 90 persen dari 20 perusahaan terbesar di Indonesia.

Baca juga: Polisi Bantah Tangkap Vice President Citibank Indonesia Karena Pornografi

Baca juga: Fokus Value Added, Citibank Gandeng Asuransi AIA

Pada tahun lalu perseroan mengumpulkan dana sebesar lebih dari 10 miliar dolar AS untuk para klien di Indonesia.

"Tidak akan ada perubahan langsung pada operasi kami di Indonesia, dan tidak ada dampak langsung terhadap para karyawan kami setelah pengumuman ini," kata Batara.

Citigroup baru saja mengumumkan hasil kinerja keuangannya pada kuartal pertama 2021.

Dalam siaran persnya, Citi CEO Jane Fraser turut mengumumkan Citi akan memfokuskan kehadiran bisnis global consumer bank di Asia dan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) pada empat global wealth center dan keluar dari bisnis consumer banking di 13 negara, termasuk Indonesia.

Baca juga: Sambut MEA, Citibank Indonesia Kenalkan Layanan Digital

"Kami akan mengoperasikan waralaba perbankan konsumen kami di Asia dan EMEA hanya dari empat pusat kekayaan yaitu Singapura, Hong Kong, UEA, dan London," ujar Fraser.

Fraser melanjutkan, hal itu memposisikan Citigroup untuk menangkap pertumbuhan yang kuat dan pengembalian menarik yang ditawarkan bisnis manajemen kekayaan melalui pusat-pusat penting ini.

Meskipun 13 pasar lainnya memiliki bisnis yang sangat baik, lanjut Fraser, pihaknya tidak memiliki skala yang dibutuhkan untuk bersaing.

Baca juga: Pemegang Citibank Gratis Terbang dengan Tigerair

"Kami yakin modal, investasi dolar, dan sumber daya lainnya digunakan dengan lebih baik untuk menghadapi peluang pengembalian yang lebih tinggi dalam pengelolaan kekayaan dan bisnis kelembagaan kami di Asia," kata Fraser. (Antaranews)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved