Breaking News:

Mantan Pemain Timnas Sepak Bola yang Diduga Terlibat Penipuan TKK Bukan Pegawai Pemkot Bekasi Lagi

Mantan pemain timna sepakbola berinisial NA yang diduga melakukan penipuan perekrutan tenaga kontrak kerja (TKK), tak lagi bekerja di Pemkot Bekasi.

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing saat memberikan keterangan soal dugaan penipuan yang dilakukan oleh mantan pesepakbola Timnas Indonesia dan Persija Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Selatan -- Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Karto menjelaskan mantan pemain timna sepakbola berinisial NA yang diduga melakukan penipuan perekrutan tenaga kontrak kerja (TKK), tak lagi bekerja di Pemkot Bekasi.

"Sudah tidak, dia sudah lama tidak menjadi TKK Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi," kata Karto saat dikonfirmasi, Kamis (15/4/2021).

Karto membenarkan bahwa dulunya, NA terdaftar sebagai TKK di Pemkot Bekasi dan bertugas di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Baca juga: Mantan Pemain Timnas Sepakbola Diduga Tipu Warga, Janjikan Kerja Jadi TKK Pemkot Bekasi

"Dulunya dia di Dispora, tapi sekarang sudah tidak," ungkapnya.

Sejak menjabat pada 2 tahun lalu, Karto menjelaskan, Pemkot Bekasi tak membuka lowongan perekrutan TKK, bahkan hingga kini, belum ada lagi kegiatan perekrutan.

"Saya masuk di sini 2 tahun yang lalu belum dilakukan rekrutmen TKK. Sudah lama tidak dilakukan," ujar Karto.

Baca juga: Tersandung Dugaan Penipuan, Nuralim Tegaskan Bahwa Kasusnya Bakal Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Terdapat beberapa prosedur untuk merekrut TKK lantaran kebutuhan tenaga kerja disesuaikan dengan anggaran daerah masing-masing wilayah.

"Merekrut ini memang kebutuhan, dilihat juga dari anggaran APBD ada atau tidak untuk bisa mengrekrut. Terlepas dari kebijakan Pak Wali Kota Bekasi sendiri," katanya.

Sebelumnya, seorang warga Bekasi Timur bernama Ajie Fadillah mengaku jadi korban penipuan yang dilakukan oleh mantan pemain timnas sepakbola berinisial NA dan temannya RS, pada September 2019 lalu.

Baca juga: Namanya Tersandung Kasus Dugaan Penipuan, Nuralim Beri Tanggapan Singkat: Diselesaikan Kekeluargaan

Ajie menceritakan dua orang yang juga berstatus sebagai pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, menjanjikannya untuk menjadi pegawai TKK.

Setelah membayar uang sebesar Rp 35 juta, Ajie tak juga bekerja seperti apa yang telah dijanjikan oleh terduga pelaku.

Kasusnya sendiri telah dilaporkan ke Mapolrestro Bekasi Kota dan teregister dengan No LP/601/K/III/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved