Breaking News:

Kebijakan Pelarangan Mudik dan Pembukaan Pariwisata Jadi Dilema Buat Gubernur Banten

Gubernur mengatakan karena dekat dengan DKI, wisata di Banten bakal menjadi pilihan bagi warga Jakarta yang tidak mudik.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kebijakan pemerintah pusat terkait pelarangan mudik dan pembukaan pariwisata jadi dilema bagi Gubernur Banten, Wahidin Halim, Kamis (15/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN --- Kebijakan pemerintah pusat terkait pelarangan mudik dan pembukaan pariwisata jadi dilema bagi Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Oleh karenanya, Wahidin mengusulkan jika memang dilarang maka sebaiknya dilarang semuanya.

“Kalau dibuka, dibuka semuanya,” ucap Wahidin dalam keterangannya kepada Wartakotalive.com, Kamis (15/4/2021).

Gubernur mengatakan karena dekat dengan DKI, wisata di Banten bakal menjadi pilihan bagi warga Jakarta yang tidak mudik.

Hampir tiap minggu, pilihan wisata masyarakat Jakarta dan sekitarnya ke daerah Banten.

Dengan pertimbangan karena lebih dekat, lebih terjangkau secara ekonomi, dan sebagainya.

“Pertama, saya menghormati kebijakan Pemerintah dan tentunya akan kita taati,” ujar pria yang akrab disapa WH itu.

Yang kedua, lanjut Gubernur, harus dipahami bahwa posisi Provinsi Banten itu di wilayah ujung barat yang memiliki garis pantai sepanjang 499,62 Km dan sangat terbuka.

“Ketiga, ketika masyarakat Jakarta tidak pulang mudik, pilihannya hanya satu yaitu berbondong-bodong ke Banten untuk berwisata,” ungkapnya.

“Pada satu sisi mudik tidak boleh tapi wisata dibuka. Ditambah lagi dengan masyarakat yang ada di Banten, itu kan jutaan orang,” tambah Gubernur.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved