Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Jokowi: 70 Juta Penduduk Harus Sudah Divaksinasi Covid-19 pada Juli 2021

Presiden meminta petugas memeriksa secara rinci ketersediaan obat, sehingga tidak menghambat penanganan pasien Covid-19.

Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi memberikan arahan dalam rapat koordinasi kepala daerah secara virtual, dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/4/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah bekerja secara detail dalam menangani pandemi Covid-19, termasuk pemulihan ekonomi.

Presiden minta kepala daerah tidak bekerja sambil lalu dalam menangani masalah tersebut.

"Ini kita semuanya harus kerja detail, enggak bisa lagi kita kerja sambil lalu untuk urusan Covid dan ekonomi ini," kata Presiden dalam rapat koordinasi kepala daerah secara virtual, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Polisi yang Berjaga Saat Mabes Polri Diserang Zakiah Aini Diperiksa, Hasilnya Tak Ada SOP Dilanggar

Misalnya, kata presiden, dalam masalah pengobatan.

Presiden meminta petugas memeriksa secara rinci ketersediaan obat, sehingga tidak menghambat penanganan pasien Covid-19.

"Cek obatnya masih atau tidak. Kontrol obatnya tersedia atau tidak untuk berapa minggu ke depan, atau untuk berapa bulan ke depan. Semuanya harus dicek," tuturnya.

Baca juga: Tiga Faktor Bikin Ali Mocthar Ngabalin Yakin Jokowi Bakal Lakukan Reshuffle Kabinet Pekan Ini

Kemudian juga dalam melakukan sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan, Presiden meminta kepala daerah terus menyosialisasikannya kepada masyarakat.

"Terus disampaikan, terus disampaikan. Ini akan dibantu oleh TNI dan Polri. Dibantu oleh Forkopimda," ucapnya.

Presiden minta kepala daerah mendukung penuh program vaksinasi Covid-19, di antaranya dengan menentukan prioritas penerima vaksin berdasarkan tingkat risiko penularan.

Baca juga: Partai Demokrat Kembali Gugat 12 Mantan Kader, Yasonna Laoly Kini Tak Ikut Jadi Tergugat

"Kita ingin nanti di Bulan Juli, target kita paling tidak 70 juta penduduk kita harus sudah divaksinasi."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved