Breaking News:

Disnaker Kota Tangsel Sebar Surat Edaran Ingatkan Perusahaan Penuhi Kewajiban Bayar THR Karyawan

surat edaran tersebut mengatur kewajiban perusahaan untuk melaporkan kemampuannya membayar THR kepada Disnaker 10 hari sebelum perayaan Idul Fitri

ISTIMEWA
ILUSTRASI 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT -- Pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah mensosialisasikan surat edaran Kementerian Tenaga Kerja perihal pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

Bahkan, kata Kepala Dinas Ketenagkerjaan Kota Tangsel, Sukanta, demi teralisasinya pembayaran THR, pihaknya juga mengeluarkan surat edaran terkait pembayaran THR bagi perusahan yang ada di wilayahnya.

Menurutnya dalam surat edaran tersebut mengatur kewajiban perusahaan untuk melaporkan kemampuannya membayar THR kepada Disnaker 10 hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Kami sekarang sedang buat surat edaran ke perusahaan-perusahaan yang ada di Tangsel. Apabila ada berkaitan dengan ketidakmampuan atau dicicil atau kesepakatan silakan memberitahukan ke kami sepuluh hari sebelum lebaran. Hari ini (surat) baru diedarkan," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (14/4/2021).

Sukanta menjelaskan nantinya para perusahaan tersebut wajib melaporkan kemampuan atau ketidakmampuan pembayaran THR kepada karyawan dan buruhnya.

Jika ada perusahaan yang tidak melapor, maka kata Sukanta, pihak menganggap perusahaan tersebut mampu membayar THR tahun ini.

"Yang tidak melaporkan artinya mereka sanggup satu bulan," pungkasnya.

Pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuka pelaporan bagi karyawan atau buruh yang tidak mendapat tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

Menurutnya langkah tersebut menindaklanjuti surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemanaker) terkait pembayaran THR keagamaan tahun ini.

"Ke Disnaker. Pengaduan itu untuk buruh atau karyawan yang mereka tidak dibayar (THR-red)," kata Sukanta.

Ia menuturkan pihaknya saat ini telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh perusahaan yang ada di Kota Tangsel terkait aturan pembayaran THR keagamaan.

Langkah tersebut dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi adanya pengaduan karyawan atau buruh yang tidak mendapatkan hak pembayaran THR.

"Makanya kami duluin dengan surat edaran kami bahwa mereka yang seperti tadi itu (tidak menerima THR--red) agar melapor ke kami," jelasnya.

Seperti diketahui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker RI) mengeluarkan surat edaran terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

Pemberian THR tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021.

Baca juga: Punya Data Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Sepatu, Anggota Damkar Kota Depok Diperiksa Penyidik Kejari

Baca juga: Anak Buah Gembor-gemborkan Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Kota Depok: Tidak Benar Itu!

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved