Berita Nasional

Bermarga Purba dan Bergelar Kangdjeng Pangeran, Henry Indraguna: Gabungan Sifat Lemah Lembut & Tegas

Dapat Gelar Kangdjeng Pangeran dari Kasunanan Keraton Surakarta Hadiningrat dan Marga Batak, Henry Indraguna Gabungan Sifat Lemah Lembut dan Tegas

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Henry Indraguna ketika mendapatkan gelar Kangdjeng Pangeran (KP) dari Kasunanan Keraton Surakarta Hadiningrat di Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah pada 2 April 2018 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) Henry Indraguna diketahui gemar blusukan ke sejumlah daerah.

Hal ini membuatnya mendapat banyak pengalaman, gelar bahkan diangkat menjadi bagian dari keluarga besar dari sejumlah suku di Nusantara.

Pengalaman Henry yang suka membantu masyarakat di daerah dalam bidang hukum dan bersosialisasi dengan masyarakat di sana, mendapat perhatian dari pimpinan daerah setempat.

Seperti di Surakarta, Henry mendapatkan anugerah sesebutan gelar atau pangkat dari Kasunanan Keraton Surakarta Hadiningrat, yaitu Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) pada tahun 2010.

Henry dinilai sebagai pengacara yang memiliki kepedulian dalam melestarikan budaya dan adat istiadat serta kearifan lokal adat Jawa, yang melahirkan sifat lemah lembut.

Usai menerima pemberian sesebutan atau gelar pangkat dari Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIII tersebut, Henry mengatakan gelar adat yang diterimanya ini memiliki arti tersendiri, baik secara pribadi maupun sebagai pengacara.

"Gelar adat ini adalah salah satu implementasi dari apa yang sering saya sampaikan, saat kunjungan kerja ke daerah untuk tetap mempertahankan kearifan lokal," kata Henry dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Selanjutnya, pada 3 Mei 2016 Keraton Surakarta Hadiningrat kembali memberi gelar kehormatan dari Kanjeng Raden Tumenggung (KRT), ditingkatkan menjadi Kanjeng Raden Aryo Tumenggung (KRAT).

Karena dedikasinya pada adat jawa, Henry kembali diberikan gelar kehormatan yang pada awalnya Kanjeng Raden Aryo Tumenggung  (KRAT), lalu ditingkatkan menjadi Kangdjeng Pangeran (KP) dan diberi nama dari Keraton Pradongonagoro.

"Saya pada 2 April 2018 di Keraton Surakarta Hadiningrat kembali diberi gelar kehormatan yang pada awalnya Kanjeng Raden Aryo Tumenggung  (KRAT) ditingkatkan menjadi Kangdjeng Pangeran (KP) dan diberi nama dari keraton Pradongonagoro," ucapnya.

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Kemudian, Henry yang kini menjabat sebagai Plt Ketua LKI DPP Partai Golkar, Ketua Kosgoro dan Wakil Ketua Bakumham Partai Golkar telah mengikuti Ritual pengangkatan Kangdjeng Pangeran di Imogiri dengan berziarah ke makam Sultan Agung dan Raja-raja Surakarta Hadiningrat.

Setelah mendapat gelar atau pangkat dari Kasunanan Keraton Surakarta Hadiningrat. Kini pengacara kondang ini juga mendapat marga dari masyarakat adat Batak Karo di Sumatera Utara.

"Pada Kamis 8 April 2021, sesuai hasil musyawarah adat Purba rumah lau chi beserta Kalimbumbu dan Anak Beru, memutuskan memberi marga Purba kepada saya menjadi Henry Indraguna Purba dan telah menjadi warga Karo yang bermarga Purba Bere-Bere Tarigan," katanya.

Artinya sosok Henry kini dianggap telah mengalir darah Jawa dan Batak.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved