Breaking News:

Tempat Hiburan Malam Dilarang Buka Selama Ramadan, Kasatpol PP: Jika Masih Nekat, Kami Akan Segel!

“Sesuai aturan THM dan PSK dilarang beroperasi selama Ramadan. Tapi mereka masih nekat buka,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Sebanyak sembilan pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, dan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Sebanyak sembilan pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, dan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi.

Razia digelar pada Selasa (13/4/2021) malam hingga Rabu (14/4/2021) dini hari dengan menyasar tempat panti pijat dan warung remang-remang yang kerap dijadikan tempat operasi PSK dan tempat hiburan malam (THM).

“Sesuai aturan THM dan PSK dilarang beroperasi selama Ramadan. Tapi mereka masih nekat buka,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Dodo menjelaskan ada sembilan PSK yang diamankan dari sejumlah tempat panti pijat dan warung remang-remang di wilayah Kedungwaringin serta Tambun Selatan.

Kegiatan operasi ini untuk menegakkan peraturan daerah atau peraturan kepala daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Terlebih adanya, maklumat bersama terkait larangan operasional THM serta PSK di bulan Ramadan.

“Operasi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Forkopimda Polres, Kodim dan lainnya dalam menjaga ketertiban dan kekhusyuan umat Islam dalam melaksanakan ibadahnya,” ungkapnya.

Menurutnya, para PSK yang diamankan, langsung dibawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk menjalani pemeriksaan.

Mereka rencananya dikirim ke panti rehabilitasi sosial di Sukabumi untuk mendapatkan pelatihan.

“Kesembilan PSK itu kita kirim ke panti supaya direhabilitasi dan mendapatkan pelatihan. Sehingga setelahnya mereka tidak lagi menjadi PSK,” ujar Dodo.

Dodo mengaku, pihaknya juga memberi peringatan pada pemilik tempat hiburan malam agar tidak kembali beroperasi di tengah pandemi.

Apalagi kini sudah memasuki bulan suci Ramadan.

“Kami akan terus melakukan razia agar tidak ada aktivitas prostitusi atau kemaksiatan lagi selama bulan suci Ramadan. Kita sudah beri peringatan awal, jika masih nekat buka kami akan segel ,” tegasnya.

Baca juga: Takut Dipecat, Rekan-rekan Sandi Tak Sanggup Bela Aksi Ungkap Dugaan Korupsi di Kantor Damkar Depok

Baca juga: Punya Data Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Sepatu, Anggota Damkar Kota Depok Diperiksa Penyidik Kejari

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Sahur Ramadan Pemkot Tangsel Izinkan Layanan Pesan Antar Makanan Hingga Pukul 04.00

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved