Breaking News:

Reshuffle kabinet

Pengamat : Jarak Reshuffle Terakhir Terlalu Dekat, Belum Cukup Waktu Evaluasi Kinerja Menteri

pengamat politik Universitas Paramadina Djayadi Hanan mengatakan tak tepat jika nantinya reshuffle dilakukan dalam waktu dekat

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi - Formasi 38 Menteri Kabinet Indonesia Maju dilantik di Istana Negara pada Rabu (23/10/2019) 

Wartakotalive.com, Jakarta - Muncul isu perombakan kabinet setelah peleburan dua kementerian, Kemenristek dan Kemendikbud, serta pembentukan Kementerian Investasi.

Terkait hal itu, pengamat politik Universitas Paramadina Djayadi Hanan mengatakan tak tepat jika nantinya reshuffle dilakukan dalam waktu dekat.

Sebab, menurutnya reshuffle sebelumnya baru saja dilakukan Desember 2020 silam, sehingga kinerja menteri belum bisa dievaluasi.

"Kalau reshuffle dilakukan dalam waktu dekat, itu berarti jaraknya baru tiga atau empat bulan dari reshuffle Desember lalu. Jadi belum cukup waktu untuk mengevaluasi kembali kinerja semua menteri," ujar Djayadi, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (14/4/2021).

Djayadi pun menegaskan kembali bahwa waktu yang cenderung terlampau dekat dalam melakukan reshuffle sesungguhnya tidak efisien.

Karena, kata dia, belum ada cukup alasan bagi Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja menteri-menterinya sejak perombakan terakhir.

"Jadi selain kementerian baru yang perlu di isi, belum cukup alasan untuk mengevaluasi menteri-menteri lainnya," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak istana telah mengonfirmasi bahwa reshuffle akan terjadi dalam waktu dekat.

Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, menyebut perombakan kabinet akan dilakukan dalam pekan ini.

"Insya Allah kalau tidak ada aral melintang pekan-pekan ini,” ujar Ngabalin, seperti diberitakan Tribunnews.com, Selasa (13/4/2021).

Menurut Ngabalin, Presiden Jokowi akan memutuskan reshuffle kabinet ini dengan cepat.

“Dari kebiasaan yang Bang Ali ikuti itu tidak lama. Presiden sangat independen, tidak ragu mengambil keputusan. Biasanya cepat."

"Bang Ali yakin dalam pekan ini beliau akan mengambil keputusan-keputusan penting itu,” kata Ngabalin.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat : Jarak Reshuffle Terakhir Terlalu Dekat, Belum Cukup Waktu Evaluasi Kinerja Menteri

Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved