Pemerintahan Jokowi

Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Muncul narasi negatif tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh pemerintah pusat. Yakni soal Mega jual TMII ke China

Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Museum Telekomunikasi di TMII kondisinya terbengkalai. TMII kini menjadi bahan pembicaraan karena pengelolaannya diambil alih pemerintah pusat 

"Sehingga program kerja kita juga kita laksanakan perubahan."

Baca juga: Pleidoi Tak Digubris Hakim, Djoko Tjandra Banding Vonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

"Hampir 60% kegiatan di tahun 2019 kita hilangkan karena kondisi Covid," terangnya.

Sementara, Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka selaku pengelola TMII, menyatakan pihaknya tidak pernah membebani ataupun merugikan negara selama 44 tahun terakhir.

Sasangka menyebutkan Yayasan Harapan Kita malah selalu memberikan bantuan anggaran, jika TMII memiliki masalah keuangan untuk pembangunan maupun perawatan TMII.

Baca juga: Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras Tak Terungkap, Novel Baswedan Nilai Polisi Enggan

"Yayasan Harapan Kita selalu memberikan bantuan kepada TMII."

"Termasuk membiayai secara mandiri peningkatan pengembangan Taman Mini Indonesia Indah, sesuai amanah dari Kepres 51 Thun 1977."

"Sehingga dengan demikian Yayasan Harapan Kita tidak pernah membebani dan merugikan keuangan negara sebagai pengelola barang milik negara," jelas Sasangka.

Baca juga: Ingin TMII Berbasis Konsep 4.0, Kemensetneg Buka Kanal Aspirasi Publik

Yayasan, lanjutnya, juga tidak pernah sama sekali meminta bantuan anggaran pemerintah dalam pengelolaan TMII sejak 44 tahun terakhir.

"Dalam pelaksanaan pengelolaan TMII selama ini, Yayasan Harapan Kita sebagai penerima tugas negara tidak pernah mengajukan atau meminta kebutuhan anggaran dari pengelolaan TMII kepada negara atau pemerintah," bebernya.

Ia menuturkan, kebutuhan anggaran yang tidak dapat tercukupi, pengelolaan, pemeliharaan, dan pelestarian TMII, ditanggung oleh Yayasan Harapan Kita.

Baca juga: Besok Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Libur, Beroperasi Hanya Sampai Pukul 14.00 Selama Ramadan

"Tentunya tidak selamanya pemasukan yang diperoleh oleh badan pelaksana pengelola Taman Mini Indonesia Indah dapat mencukupi kebutuhan operasional TMII ini."

"Kontribusi yang diberikan oleh Yayasan Harapan Kita kepada negara dalam bentuk anggaran pembentukan fasilitas baru, pengelolaan, perbaikan, perawatan, dan pelestarian TMII langsung menjadi milik negara atau pemerintah."

"Dan bukan sama sekali milik Yayasan Harapan Kita," terangnya.

Baca juga: Diajukan SBY, Begini Proses Pendaftaran Merek dan Lukisan Partai Demokrat ke DJKI Kemenkumham

Sasangka menyatakan yayasan juga rutin melakukan pembayaran pajak sejak diamanatkan sebagai pengelola TMII.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved