Breaking News:

Ramadan

Jasa Marga Siapkan Lokasi Penyekatan untuk Dukung Larangan Mudik Lebaran 2021

Larangan mudik Lebaran itu untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) pada periode 6-17 Mei 2021.

Dok PT Jasa Marga
Ilustrasi Gerbang Tol Cikampek Utama 2. PT Jasa Marga mendukung pemerintah yang memberlakukan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Larangan mudik Lebaran untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - PT Jasa Marga mendukung keputusan pemerintah meniadakan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021.

Larangan mudik Lebaran itu untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) pada periode 6-17 Mei 2021.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, Jasa Marga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperti Korlantas dan kepolisian wilayah dan Dinas Perhubungan Darat.

Jasa Marga akan mendukung penuh pelaksanaan check point/lokasi penyekatan di jalan tol, titik lokasi penyekatannya akan diputuskan berdasarkan diskresi Kepolisian.

"Jasa Marga juga akan menyiagakan sarana prasarana dan personel untuk mendukung pelaksanaan pengawasan Kepolisian di lokasi check point tersebut," kata Heru seperti dikutip dari keterangan pers, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Tak Hanya Sekat 8 Jalan Arteri, Polisi Akan Jaga 16 Titik Jalur Tikus selama Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Jasa Marga Catat 150 Kendaraan Kembali Ke Jabodetabek pada H-1 Hari Raya Paskah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengatakan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi bersama aparat Kepolisian siap menyukseskan program pemerintah terkait pelarangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, kata Yana Suyatna, akan memantau sejumlah lokasi yang kerap dipadati pemudik, salah satunya Terminal Kalijaya Cikarang.

“Dinas Perhubungan akan berupaya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap aktivitas mudik atau pulang kampung jelang Hari Raya Idul fitri 2021 ini,” kata Yana Suyatna, Rabu (14/4/2021).

Dia mengatakan, pasca-pemerintah mengumumkan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 beberapa waktu lalu, masyarakat memutuskan pulang ke kampung halamannya sebelum tanggal tersebut.

Untuk meminimalisir masyarakat nekat mudik, Dishub bersama Polri dan TNI berencana akan membangun beberapa posko pantauan.

Baca juga: Larangan Mudik Bikin Pedagang Mobil Bekas Pusing, Penjualan Makin Lesu

Baca juga: Siasati Larangan Mudik, ALS Genjot Pengiriman Barang ke Sejumlah Daerah di Sumatera

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved