Breaking News:

Kriminalitas

Dianiaya Pejabat Imigrasi Waktu Kongkow di Kemang, PNS Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Lapor Polisi

Dianiaya Pejabat Imigrasi Daerah Waktu Kongkow di Kemang, Pegawai Imigrasi TPI Bandara Soekarno Hatta Lapor Polisi.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Pegawai Imigrasi di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Bandara Soekarno Hatta, atas nama Tembang Prabu Putra (25) atau TPP melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.

Dugaan penganiayaan itu terjadi saat TPP berada di sebuah Kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021) malam lalu.

Ia kemudian membuat laporan ke SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (7/4/2021). Pelaku penganiayaan yang dilaporkan, adalah seseorang berinisial WA, yang diduga juga merupakan pejabat kantor Imigrasi di daerah.

Laporan TPP tercatat dalam nomor LP/1865/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ tanggal 7 April 2021.

Baca juga: Komplain Jaringan Internet Lemot, Konsumen Indihome Malah Disemprot Customer Service

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan adanya pelaporan korban yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Keimigrasian.

Menurut Yusri, kasus ini sedang ditangani di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

"Masih diteliti laporannya, seperti apa jelasnya," kata Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Tak Hanya Sekat 8 Jalan Arteri, Polisi Akan Jaga 16 Titik Jalur Tikus selama Larangan Mudik Lebaran

Ia memastikan pihaknya akan memproses pelaporan korban.

"Yakni dengan memanggil untuk meminta klarifikasi, baik terhadap pelapor dan terlapor, mengenai kejadiannya, seperti apa," kata Yusri.

Menurutnya klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor sedang dijadwalkan oleh penyidik.

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Dalam surat laporan, disebutkan akibat penganiayaan, korban TPP mengalami luka memar pada bagian kepala atas, pipi sebelah kiri dan dada.

Karenanya terlapor yakni WA, dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 352 KUHP atau 351 KUHP, yang mengatur soal penganiayaan dan tindakan kekerasan.

Dalam surat laporan juga tercantum  beberapa nama saksi yang diajukan pelapor, yaitu M Rizki Alfianto, Rezki Mandala (pegawai Imigrasi TPI Bandara Soeta), Robinson (petugas keamanan tempat kejadian perkara), Alberto Vincensio Gianny Lake dan Nanang Saiful Isra Rusli (pegawai Kantor Imigrasi TPI Bandara Soeta).(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved