Breaking News:

Pertanian

Bantu Petani Jambu Mete dan Coklat di Pulau Sumba, Talasi Berikan Pembiayaan dan Pembinaan Langsung

Talasi bekerjasama dengan kelompok tani untuk menghasilkan produk sesuai standar kualitas premium.

istimewa
Petani jambu mete di Pulau Sumba mendapatkan bantuan pembiayaan dari Talasi. Dengan bunga rendah, petani bisa mengembalikan dana tersebut dalam waktu 3 tahun. Dana ini bisa dipakai petani untuk pemeliharaan pohon jambu mete dan menambah fasilitas seperti membuat bak pencucian mete sekaligus sumber air bersih keluarga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Talasi bekerjasama dengan kelompok tani untuk menghasilkan produk sesuai standar kualitas premium.

Tim Talasi memberikan pembiayaan dan pembinaan langsung di lapangan, mulai dari pemeliharaan pohon mete, cara memanen, grading, sampai proses pengeringan.

Bahan baku ini yang dikirimkan ke pabrik Talasi untuk diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan produk yang sampai ke tangan pelanggan.

Baca juga: Hasil Panen Sulit Bersaing dengan Pasokan Impor, Petani Kapok Tanam Bawang Putih

Baca juga: Koorporasi Petani Intani Membuahkan Hasil, Panen Padi Setelah 5 Bulan dengan Peningkatan Produksi

"Talasi bekerjasama dengan Jaminan Kredit Indonesia menyalurkan dana dengan bunga sangat rendah ke para petani, yakni 3 persen per tahun," kata Alisjahbana Haliman.

Alisjahbana Haliman adalah founder of Talasi.

Dengan bunga rendah, lanjutnya, petani bisa mengembalikan dana tersebut dalam waktu 3 tahun.

Petani jambu mete di Pulau Sumba mendapatkan bantuan pembiayaan dari Talasi. Dengan bunga rendah, petani bisa mengembalikan dana tersebut dalam waktu 3 tahun. Dana ini bisa dipakai petani untuk pemeliharaan pohon jambu mete dan menambah fasilitas seperti membuat bak pencucian mete sekaligus sumber air bersih keluarga.
Petani jambu mete di Pulau Sumba mendapatkan bantuan pembiayaan dari Talasi. Dengan bunga rendah, petani bisa mengembalikan dana tersebut dalam waktu 3 tahun. Dana ini bisa dipakai petani untuk pemeliharaan pohon jambu mete dan menambah fasilitas seperti membuat bak pencucian mete sekaligus sumber air bersih keluarga. (istimewa)

Dana ini bisa dipakai petani untuk pemeliharaan pohon jambu mete dan menambah fasilitas seperti membuat bak pencucian mete sekaligus sumber air bersih keluarga.

Harga beli dari Talasi ke para petani mengikuti standar pasar sehingga petani tidak dirugikan.

Selain itu, kata Alisjahbana Haliman, para petani juga diberikan penyuluhan bagaimana memanfaatkan dana pinjaman dengan membuat rumah lebah artifisial.

Baca juga: Kunjungi Kawasan Industri Halal di Serang, Stafsus Wapres Ingatkan Pentingnya Peran UMKM Pertanian

Baca juga: Menteri Pertanian Janji Genjot Produksi Kedelai Lokal dalam Waktu 200 Hari

Petani bisa memberikan pendapatan tambahan pemasukan dengan beternak lebah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved