Breaking News:

Anies Izinkan Rumah Makan, Kafe, hingga Restoran Buka Saat Sahur dan Buka Puasa, Ini Aturannya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan izin kepada warung makan, rumah makan, kafe, hingga restoran untuk beroperasi pada sahur dan buka puasa

Warta Kota/Desy Selviany
(Ilustrasi) Pedagang rumah makan Padang Syahrul merasakan dampak kenaikan harga cabai di pasaran Kamis (4/3/2021). Untuk di bulan Ramadan ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan izin kepada warung makan, rumah makan, kafe, hingga restoran untuk beroperasi pada sahur dan buka puasa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di bulan Ramadan.

Namun, untuk di bulan Ramadan ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan izin kepada warung makan, rumah makan, kafe, hingga restoran untuk beroperasi pada sahur dan buka puasa.

Aturan itu ditetapkan Anies melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 434/2021 dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Baca juga: Viral Video Pria Berseragam Dishub Kota Bekasi hendak Tilang Pengendara Pick-Up, Sopir Melawan

Baca juga: Bawa Anak Istri, Pemotor di Bekasi Nekat Curi HP di Dashboard Motor

Baca juga: WADUH Barang Bukti 11 Kg Sabu di Surabaya Hilang, IPW Minta Mabes Polri Turun Tangan

"Dimohon kepada seluruh pelaku usaha dapat tertib mengikuti ketentuan Jam Operasional Usaha dan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 yang masih berlaku di ibukota, karena Pandemi belum usai, tetap waspada dan jangan abai," tulis Anies, Selasa (13/4/2021).

Dalam aturan yang ditetapkan Anies, warung akan, rumah makan, kafe, hingga restoran diperbolehkan untuk makan di tempat atau dine in sampai pukul 22.30 WIB.

Kemudian boleh beroperasi kembali pukul 02.00 hingga 04.30 WIB untuk melayani kebutuhan sahur.

"Harus tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan melaksanakan 3M, serta mengatur jarak antar kursi minimal 1 meter," kata Anies.

Untuk akan makan atau minum di tempat maksimal hanya 50 persen dari kapasitas pengunjung.

Lalu dapat melayani take away atau delivery service sesuai jam operasional selama 24 jam.

"Untuk bar atau rumah minum yang berdiri sendiri dan yang terdapat pada usaha restoran dan rumah akan wajib tutup," jelasnya.

Baca juga: Pinkan Mambo Jual Perabotan Rumahnya, Tong Sampah, Cobek, hingga Pengki di IG, Netizen Prihatin

Baca juga: Putus Asa Dihukum Jalan Bugil oleh Sang Istri karena Ketahuan Selingkuh,Pria Ini Minta Ditembak Mati

Baca juga: 4 Teroris Jakarta Mengaku sebagai Simpatisan FPI, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Habib Rizieq

PPKM Diperpanjang

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved