Breaking News:

Berita Jakarta

Sudin Pusip Jakarta Utara Hadirkan IKRA untuk Mudahkan Akses Bacaan Masyarakat

Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara menghadirkan Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara (IKRA) di Kelurahan Penjaringan.

Wartakotalive.com/Feryanto Hadi
Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara menghadirkan Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara di Kelurahan Penjaringan untuk memudahkan akses buku bacaan masyarakat. Foto ilustrasi: Anak-anak ditemani orangtuanya memanfaatkan mobil perpustakaan keliling dengan membaca buku. 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN -- Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara menghadirkan Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara (IKRA) di Kelurahan Penjaringan untuk memudahkan akses buku bacaan masyarakat. 

Kegiatan tersebut berdasarkan surat dari Biro Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta No.186/-79.22 perihal Pelaksanaan Kegiatan Strategis Daerah pada Rencana Aksi Kegiatan Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara (IKRA). 

Selain itu Surat Keputusan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nomor 160 Tahun 2021 Tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara (IKRA) Tahun 2021. 

Video: Sosialisasi Larangan Mudik pada 6-17 Mei 2021 di Terminal Tanjungpriok

“Kegiatan IKRA ini merupakan salah satu Kegiatan Strategis Daerah (KSD),” ujar Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara Mimi Karminingsih, Selasa (12/4/2021). 

Mimi menambahkan IKRA merupakan kegiatan literasi dengan tujuan menjadi kegiatan alternatif positif masyarakat untuk memudahkan akses kepada mereka memperoleh buku-buku bacaan.

"Tujuannya agar memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan serta menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mendukung kota Jakarta sebagai kota literasi dan berbudaya baca," tambahnya.

Baca juga: Perpustakaan adalah Rumah bagi Mahasiswa dan Harus Kreatif Lahirkan Kebutuhan Bahan Bacaan

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan, Perpusnas Berikan DAK Rp25 Miliar untuk Sumbar

Selain itu juga masyarakat khususnya orangtua diharapkan agar mau mengajak anak-anaknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan IKRA supaya terciptanya budaya membaca. 

Budaya membaca buku tidak boleh sampai ikut tergerus akibat perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Apalagi kehadiran gadget juga ikut memudahkan banyak hal termasuk literasi.  

Baca juga: Perpustakaan Nasional Dukung Penelusuran Sejarah Bangka Belitung

"cara-cara konvensional yaitu membaca buku dalam bentuk fisik tetap harus kita lakukan dan lestarikan," ungkapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved