Breaking News:

Aksi Terorisme

Polisi Bongkar Grup WA Bernama Batalion Iman Usai Bom Makassar, Anggota Lain Masih Diburu

Polisi bongkar grup Whatsapp (WA) bernama Batalion Iman. Ada enam terduga teroris yang baru ditangkap tergabung dengan grup tersebut.

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi: Polisi melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus alias Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. Enam orang terduga teroris kasus Makassar tersebut ternyata dalam satu grup WA Batalion Iman 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polisi bongkar grup Whatsapp (WA) bernama Batalion Iman.

Grup tersebut ternyata berisi para anggota teroris yang belakangan melancarkan aksinya di Indonesia.

Sedikitnya ada enam terduga teroris yang baru ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Makassar ternyata berada  dalam satu grup WA tersebut.

Baca juga: YLBHI Memuji Penanganan Terorisme oleh Pemerintah yang Sudah Lebih Baik

Baca juga: Mabes Polri Tegaskan Terduga Teroris yang Ditangkap di Bandara Soetta Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kepala Biro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan grup WA tersebut ternyata membahas sejumlah aksi amaliyah yang akan dilakukan kelompok tersebut.

"Mereka membuat grup WA. Nama grup tersebut itu Batalion Iman. Dimana dalam komunikasi dalam grup WA tersebut mereka membicarakan tentang rencana-rencana amaliyah selanjutnya," kata Brigjen Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Selain itu, terduga teroris tersebut juga membahas perihal perakitan bahan peledak ataupun bom di grup WA tersebut.

"Dalam grup WA tersebut mereka mempraktikan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak," jelas dia.

Baca juga: Rizki DA dan Nadya Mustika Dikaruniai Buah Hati Pertama

Dalam penangkapan para pelaku, Rusdi menyatakan mereka mengamankan 1 senapan angin, ponsel hingga kendaraan sepeda motor.

"Polisi amankan 1 senapan angin yang digunakan untuk latihan mereka, bagaimana menggunakan senjata. Kemudian juga 7 buah HP, dan 1 kendaraan roda 2," jelas dia.

Lebih lanjut, ia menambahkan keenam terduga teroris ini merupakan kelompok teroris yang pernah melakukan kajian di Villa Mutiara.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved