Partai Politik

Ini Alasan SBY Daftarkan Logo Partai Demokrat ke Kemenkumham, Dahulu di Kelas 41 Sekarang 45

Tim Hukum DPP Partai Demokrat Mehbob membenarkan pihaknya mendaftarkan logo atas nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com/Dany Permana
SBY mendaftarkan merek dan lukisan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 19 Maret 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim Hukum DPP Partai Demokrat Mehbob membenarkan pihaknya mendaftarkan logo atas nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mehbob menegaskan pendaftaran itu sebenarnya dilakukan saat belum adanya kepastian perihal status Partai Demokrat versi KLB oleh Kemenkumham.

"Pertama, benar ada pendaftaran logo Partai Demokrat yang dilakukan oleh Tim Hukum DPP, mengatasnamakan Pak SBY selaku penggagas Partai Demokrat."

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Bertambah Jadi 11, Bali Mendominasi

"Kami daftarkan logo tersebut untuk menghadapi ketidakpastian saat itu."

"Sebelum ada keputusan dari Menkumham berupa penolakan memproses berkas permohonan para pelaku KLB ilegal Sibolangit pada tanggal 31 Maret 2021," ujar Mehbob kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Dia menjelaskan, logo Partai Demokrat sudah terdaftar di kelas 41 sejak 2007, yakni salah satunya layanan pendidikan dan layanan pengajaran.

Baca juga: Ikut-ikutan Teman Lompat ke Sungai Kalimalang Padahal Tak Bisa Berenang, Remaja Bekasi Tenggelam

Sedangkan terkait pendaftaran baru-baru ini, kata Mehbob, dilakukan untuk melengkapi administrasi terkait logo Partai Demokrat pada kelas yang tepat.

Yakni, kelas 45 tentang organisasi pertemuan politik.

"Kedua, untuk melengkapi administrasi pendaftaran pada kelas 45 ini."

Baca juga: Lagi, Dua Warga Jakarta Selatan Jadi Buronan Densus 88

"Kami tarik permohonan yang lalu, dan sudah kami gantikan dengan berkas administrasi yang baru."

"Setelah mendapatkan masukan terkait dengan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan," ungkapnya.

Mehbob juga menekankan pendaftaran logo Partai Demokrat juga dimaksudkan agar pihak lain di luar partai tidak menggunakan logo tersebut.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Tambah Jadi 9, Tetap di Papua, Nias, dan Maluku

"Ketiga, pendaftaran juga dilakukan sebagai langkah hukum untuk mencegah pihak-pihak lain di luar Partai Demokrat yang selama ini secara melawan hukum menggunakan merk dan logo Partai Demokrat."

"Kepada mereka tersebut, kami dalam waktu dekat akan melayangkan somasi," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved