Breaking News:

Bursa Saham

IHSG Bisa Melemah Lagi Gara-gara Khawatir Pemulihan Ekonomi Masih Jauh

Lanjar menjelaskan, investor meragukan keampuhan vaksinasi disaat peningkatan kasus Covid-19 yang terus meningkat di dunia. 

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga beraktivitas di dekat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan secara teknikal berpotensi melanjutkan pelemahan dengan tertahan mencoba menguat dengan support resistance 5.900 hingga 6.042. 

Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak melemah break out support MA5 dan bergerak menuju support bullish trend line. 

"Potensi menguji lower bollinger bands dikisaran level 5.920 sebagai konfirmasi arah selanjutnya. Indikator stochastic dead-cross pada area overbought dengan MACD yang bergerak cross over positif," ujar dia melalui risetnya, Selasa (13/4/2021). 

Baca juga: Analis Sebut Iklim Main Forex di Indonesia Belum Kondusif, Beda dengan di Luar Negeri

Baca juga: Data Penggunanya Dikabarkan Bocor ke Publik, Ini Kata Bos Clubhouse

Lanjar menjelaskan, investor meragukan keampuhan vaksinasi disaat peningkatan kasus Covid-19 yang terus meningkat di dunia. 

"Selanjutnya investor akan menanti data perdagangan China dan data pengangguran Amerika Serikat (AS) hingga produksi industri," katanya. 

Sementara, IHSG kemarin ditutup minus 2 persen atau turun 121,64 poin ke level 5.948,57 dengan saham-saham properti minus 3,45 persen dan Aneka Industri minus 3,07 persen 

Baca juga: Kabar dari AS Bisa Dorong Penguatan IHSG Pekan Ini 

"Ketiganya turun lebih dari tiga persen, investor mendapat trigger negatif dari pelemahan mayoritas indeks ekuitas berjangka AS dan mayoritas indeks saham di Asia. Turunnya data indeks penjualan eceran memberikan indikasi pemulihan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari kata pulih," pungkas Lanjar.

Kabar baik dari Amerika

Terpisah, pengamat pasar modal Hans Kwee mengatakan, kabar baik dari Amerika Serikat (AS) bisa mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini. 

IHSG diperkirakan berpeluang konsolidasi menguat di pekan ini dengan support 5.944 sampai 6.000 dan resistance di level 6.150 sampai 6.230. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved