Breaking News:

Berita nasional

Direktur PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tidak Kooperatif Saat Dipanggil KPK

Namun keduanya tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi terkait alasan ketidakhadirannya tersebut

Tribunnews.com
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri menyatakan KPK mengimbau para saksi untuk kooperatif hadir pada panggilan selanjutnya yang akan segera dikirimkan oleh tim penyidik 

Wartakotalive.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM) Nenie Afwani dan seorang karyawan swasta bernama Andreay Hasudungan Aritonga pada Senin (12/4/2021) kemarin.

Keduanya dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM dengan tersangka pemilik PT BLEM Samin Tan.

Akan tetapi, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut Nenie dan Andreay tak kooperatif saat dipanggil tim penyidik.

"Namun keduanya tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi terkait alasan ketidakhadirannya tersebut," kata Ali dalam keterangannya, Selasa (13/4/2021).

"KPK mengimbau para saksi untuk kooperatif hadir pada panggilan selanjutnya yang akan segera dikirimkan oleh tim penyidik," tandasnya.

Pada Selasa (13/4/2021) ini, penyidik KPK telah memeriksa seorang saksi bernama Kenneth Raymond Allan (Minning & Industri).

Dari Kenneth, KPK menggali pengetahuannya terkait dugaan pemberian uang yang dilakukan Samin Tan kepada mantan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Maulani Saragih.

"Kenneth Raymond Allan (Minning & Industri), yang bersangkutan didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan pemberian sejumlah uang oleh tersangka SMT kepada Eni Maulani Saragih dan dikonfirmasi juga mengenai keberadaan tersangka SMT saat menjadi DPO KPK," ungkap Ali.

KPK telah menangkap Samin Tan di Jakarta pada Senin (5/4/2021) semenjak ia berstatus buronan di April 2020.

Samin Tan mesti menghuni Rumah Tahanan KPK Gedung Merah Putih selama 20 hari pertama, terhitung sejak 6 April 2021 sampai dengan 25 April 2021.

Halaman
12
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved