Breaking News:

Berani Melanggar Aturan Pelarangan Mudik, Ini Ancaman Pihak Korlantas Polri buat Para Travel Gelap

Istiono menambahkan, pos-pos penyekatan itu sudah mereka bangun. Kemungkinan Rabu (14/4/2021) Korlantas Polri akan mensurvei tujuan terbanyak mudik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Warta Kota/Desy Selviany
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istianto menegaskan, pihaknya tidak main-main mengamankan larangan mudik dengan mengerahkan 166.000 personel dan menjaga jalur tikus untuk penyekatan pemudik. 

Bahkan kata Istiono, pihak polisi tidak segan-segan menahan travel gelap yang coba-coba melanggar pelarangan mudik.

Kalau perlu kendaraan akan ditahan sampai lebaran selesai dan baru bisa pulang dengan izin khusus.

Namun karena hal ini merupakan operasi kemanusiaan, Istiono berjanji personilnya akan upayakan tindakan persuasif humanis.

Sehingga pengendara hanya diputarbalik arah saja.

Oleh karena itu Istiono berharap kesadaran seluruh masyarakat.

Akan ada 166 ribu personil polisi dikerahkan dari Lampung hingga Bali untuk penyekatan mudik.

Apabila ada personil yang membandel, maka Istiono menjamin akan menerapkan sanksi dua kali lipat.

Terlebih pelanggaran itu terkait meloloskan pemudik.

Maka sanksi yang diterima bisa dua kali lipat dari hukuman normal.

“Misal hukuman kurungan 21 hari maka bisa ditambah 21 hari lagi,” bebernya.

Tambahan hukuman itu dilakukan agar seluruh personil benar-benar taat saat operasi pelarangan mudik.

Diketahui karena mencegah penularan Covid-19 pemerintah kembali menerapkan pelarangan mudik lebaran.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved