Breaking News:

Berita Video

VIDEO Jelang Ramadan, Polres Metro Kabupaten Bekasi Musnahkan 10.195 Botol Miras

"Hari ini kita lakukan pemusnahan miras, hasil operasi cipta kondisi beberapa pekan menjelang Ramadan," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Menjelang bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah/ 2021, Polres Metro Bekasi memusnahkan sebanyak 10.195 botol minuman keras (miras).

Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Metro Bekasi, Jalan KI Hajar Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin (12/4/2021) sore.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat beko dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan dengan disaksikan sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pengadilan Negeri Kabupaten Bekasi, MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama maupun tokoh masyarakat.

"Hari ini kita lakukan pemusnahan miras, hasil operasi cipta kondisi beberapa pekan menjelang Ramadan," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, pada Senin (12/4/2021).

Hendra menjelaskan miras yang disita merupakan hasil razia jajaran Polres maupun seluruh Polsek di Kabupaten Bekasi. Penyitaan dilakukan dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadan.

"Kita ingin, tidak ada orang yang minum minuman keras di Ramadan ini. Karena apalagi miras oplosan, karena pemicu tawuran ataupun aksi kriminalitas itu karena pengaruh miras," jelas Hendra.

Hendra menambahkan, kepolisian berupaya agar umat islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan aman.

Sehingga, pemusnahan minuman keras ini sebagai upaya pencegahan masyarakat untuk mengkomsumsinya.

"Kami juga akan terjunkan tim untuk mengawasi peredaran miras, jangan sampai kekhusyuan ibadah terganggu, kita engga mau abis tarawih atau pas sahur mabuk malah memicu tawuran dan kejahatan," tutur dia.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah mengapresiasi kegiatan pemusnahan miras hasil operasi cipta kondisi kepolisian di seluruh wilayah.

"Pada prinsipnya ini adalah kerja keras aparat kepolisian menjelang bulan suci ramadan dalam mewujdukan lingkungan kondusif," kata Holik.

Menurutnya, pengaruh minuman kerasa sangat buruk bagi masyarakat. Apalagi generasi muda. Dijelaskannya, mana kala suatu generasi apabaila melakukan minuman keras maupun obat-obatan terlarang, akan menimbulkan kerusakan sel-sel otak.

Oleh karenanya, keseriusan aparat kepolisian maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Satpol PP Kabupaten Bekasi menunjukkan keseriusan dalam menjaga kesucian bulan ramadan.

"Tentu memang tidak hanya pada saat puasa atau ramadan saja. Tapi seterusanya, harus ada upaya dalam mencegah generasi muda dari minuman keras," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved