Breaking News:

Virus corona

Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, India Hentikan Ekspor Obat Remdesivir

India telah menangguhkan ekspor obat remdesivir dan bahan aktif farmasi di tengah rekor lonjakan infeksi Covid-19.

europeanpharmaceuticalreview.com
Remdesivir, obat untuk memyembuhkan penderita covid-19 

Wartakotalive.com - India telah menangguhkan ekspor obat remdesivir dan bahan aktif farmasi di tengah rekor lonjakan infeksi Covid-19.

Larangan pengiriman remdesivir keluar saat permintaan atas obat tersebut meroket yang menyebabkan kekurangan di banyak negara bagian.

Pada Minggu (11/4/2021), India melaporkan infeksi harian melonjak menjadi 152.879.

Al Jazeera melaporkan, angka tersebut merupakan rekor keenam yang dicatat dalam tujuh hari belakangan.

Pasien virus corona membanjiri rumah sakit di beberapa daerah.

Selain larangan ekspor remdesivir, Kementerian Kesehatan India melalui sebuah pernyataan menegaskan telah meminta agar produsen obat meningkatkan pasokan "sampai situasinya membaik".

Tujuh perusahaan India telah memiliki lisensi obat dari Gilead Sciences, dengan kapasitas terpasang sekira 3,9 juta unit perbulan.

Pada November 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan rekomendasi untuk melarang penggunaan remdesivir pada pasien yang dirawat di rumah sakit, terlepas dari tingkat keparahan penyakitnya.

WHO mengatakan tidak ada bukti bahwa obat tersebut meningkatkan kelangsungan hidup pada pasien dengan virus corona.

Meski demikian, banyak negara, termasuk India terus menggunakan remdesivir.

Di tengah laporan lonjakan infeksi virus corona, angka kematian juga melesat tajam.

Kementerian Kesehatan India melaporkan 839 kematian pada Minggu (11/4/2021), jumlah tertinggi dalam lebih dari lima bulan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul India Tangguhkan Ekspor Remdesivir karena Lonjakan Kasus Covid-19

Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved