Breaking News:

Ramadan

Masjid Cut Meutia Gelar Buka Puasa dan Sahur Bersama saat Ramadan dengan Protokol Kesehatan

Meski Gubenur DKI Jakarta menganjurkan untuk tidak melaksanakan kegiatan buka puasa dan sahur bersama, Masjid Cut Meutia justru tetap mengadakannya.

Istimewa
ILUSTRASI Masjid. Ketua Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Ricma) Muhammad Husein, mengatakan tetap melaksanakan kegiatan buka dan sahur bersama, meski sudah ada larangan. Sebab, kegiatan itu dilakukan dengan mnerapkan protokol kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meski Gubenur DKI Jakarta menganjurkan untuk tidak melaksanakan kegiatan buka puasa dan sahur bersama di masjid, Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, tetap melaksanakan kegiatan buka dan sahur bersama.

Hal ini disampaikan oleh oleh Ketua Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Ricma), Muhammad Husein.

Nantinya kuota buka puasa bersama dibatasi 50 persen sesuai kapasitas masjid.

Baca juga: PANDUAN Memilih Menu Buka Puasa dan Sahur Agar Badan Tetap Sehat Selama Bulan Suci Ramadan

Baca juga: Agar Tubuh Tetap Fit, Ini 5 Jenis Olahraga yang Bisa Anda Lakukan Disaat Menunggu Berbuka Puasa

"Ketika buka puasa, kita giring ke lapangan, duduk berjarak, sudah kita tetapkan jaraknya," kata Husein, Senin (12/4/2021).

Nantinya dikatakan Husein, para jemaah akan dikumpulkan di halaman Masjid Cut Meutia, buka bersama tidak digelar di dalam masjid.

Petugas nanti akan membagikan nasi kotak kepada jemaah yang akan melaksanakan buka bersama.

"Jadi nanti, panitia turun langsung untuk membagikan makanan buka puasa," katanya.

Baca juga: Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir tak Anjurkan Itikaf dan Buka Puasa di Masjid saat Ramadan

Baca juga: Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Minta Pengurus Masjid Atur Jarak, Jika Penuh Salat di Rumah

Terkait pelaksanaan tarawih, dikatakan Husein sesuai dengan arahan Pemerintah yaitu 50 persen kapasitas dari total kapasitas 1.000 jamaah. Pihaknya pun tetap akan mematuhi protokol kesehatan, sebelum masuk masjid pun akan dilakukan pemeriksaan suhu dan diwajibkan mencuci tangan.

"Nanti teknis saat salat tarawih, panitia Masjid turun lapangan untuk menjaga protokol kesehatannya," ujarnya.

Untuk pelaksanaan sahur bersama, dikatakan Husein jumlah kuota jamaah akan dibatasi hanya 100 sampai 200 jemaah. Teknisnya sama seperti pelaksanaan buka puasa.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved