Breaking News:

Partai Politik

Darmizal Tuding Sosok Ini yang Jerumuskan SBY Daftarkan Merek dan Lukisan Partai Demokrat ke DJKI

Menurut Darmizal, tindakan SBY itu merupakan dorongan dari orang dekat yang ingin membuat malu keluarga Cikeas.

Editor: Yaspen Martinus
YouTube@Susilo Bambang Yudhoyono
SBY mendaftarkan merek dan lukisan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 19 Maret 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Darmizal, pendiri sekaligus inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, menyoroti langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendaftarkan merek Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham atas nama pribadi.

Menurut Darmizal, tindakan SBY itu merupakan dorongan dari orang dekat yang ingin membuat malu keluarga Cikeas.

"Saya rasa ini memang sudah jalan dan petunjuk Tuhan, karna tanpa sengaja kami temukan pendaftaran tersebut, ketika Jubir PD KLB membuka link Dijen HKI untuk mencari sesuatu."

Baca juga: Jokowi Teken PP 56/2021, Segini Royalti Lagu dan Musik yang Harus Dibayar Pemilik Hotel dan Karaoke

"Atas hal tersebut, saya melihat bahwa ada upaya dari orang dekat SBY, yang memberikan arahan atau masukan tidak tepat."

"Yang tentu dampaknya akan membuat malu Cikeas."

"Orang dekat SBY seperti Syarief Hasan sebagaimana pengakuannya yang sama-sama kita ketahui dari berbagai media, patut diduga sebagai pihak yang menjerumuskan SBY," tutur Darmizal, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Jokowi Terbitkan PP Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik, Bagaimana Nasib Pengamen Jalanan?

Darmizal menilai, pendaftaran Partai Demokrat ke Kememkumham oleh SBY atas nama pribadi adalah kejadian yang unik, bahkan mungkin sebagai yang pertama di Indonesia dan dunia.

Darmizal menganggap tindakan memalukan itu tentu akan sangat merugikan tidak hanya bagi SBY, tapi juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY), untuk jangka panjang.

"Ini sangat paradoks dengan pengakuan Pak Bambang."

Baca juga: Isu Reshuffle Usai Penggabungan dan Ada Kementerian Baru, Nadiem Makarim Dinilai Layak Diganti

"Pada tahun 2002-2003, SBY masih dikenal sebagai Pak Bambang atau Pak Sus."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved