Breaking News:

Berita Jakarta

Pemprov DKI Patuhi Arahan Jokowi, ASN yang Ketahuan Mudik Lebaran Bakal Kena Sanksi

Pemprov DKI Tegaskan Larangan Mudik, Ariza Pastikan ASN yang Melanggar Bakal Dikenakan Sanksi

Warta kota
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat menghadiri acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurusan INI- ISTN di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (11/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, Pademangan - Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) terkait larangan mudik lebaran, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat mudik ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1422 Hijriah akan mendapat sanksi. 

Hal itu diungkapkan Riza, saat menghadiri acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurusan INI-ISTN di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (11/4/2021). 

"Kami minta seluruh ASN tidak mudik karena akan ada sanksi," tegas Riza. 

Baca juga: Pabrik PT Kahayan Karyacon Milik Istri Bos Kopi Kapal Api Terlantar, Modal Puluhan Miliar Menguap

Riza juga meminta masyarakat agar tetap berada di rumah dan tidak mudik ke kampung halaman selama periode 6-17 Mei 2021.

Hal itu supaya penyebaran Covid-19 tidak meluas.

"Kami sarankan untuk tetap berada di rumah tidak perlu mudik, lebaran secara virtual melalui video call, WhatsApp dan sebagainya,” katanya. 

“Jangan sampai hari raya yang berbahagia ini justru menimbulkan masalah baru. Justru kami minta masyarakat berada di Jakarta, tidak perlu mudik ke kampung,” sambungnya. 

Baca juga: Viral Media Sosial, Seorang Pengendara Sepeda Motor Kembali Terobos Jalan Tol

Sementara Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji terkait kembali diberlakukannya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi masyarakat yang tetap mudik lebaran seperti tahun lalu.

"Terkait larangan mudik sedang kita kaji terkait perlu atau tidaknya SIKM, tunggu saja teman teman media dan masyarakat," ujar Riza.

Sebelumnya diberitakan pemerintah resmi melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada 6-17 Mei 2021 mendatang untuk menekan penyebaran Covid-19.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved