Breaking News:

Berita Depok

Imam Budi Hartono Sebut Underpas Dewi Sartika Depok Dipastikan Berjalan Walau Covid-19 Belum Usai

Imam Budi Hartono sebut Underpas Dewi Sartika Depok dipastikan berjalan walau Covid-19 belum usai.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Imam Budi Hartono sebut Underpas Dewi Sartika Depok dipastikan berjalan walau Covid-19 belum usai. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Imam Budi Hartono sebut underpas Dewi Sartika Depok dipastikan berjalan walaupun Covid-19 belum usai.

Meski masih terganjal pandemi Covid-19, namun Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memastikan sejumlah perencanaan pembangunan Kota Depok akan tetap berlangsung.

Sejumlah perencanaan pembangunan di Kota Depok, meski ada sebagian anggaran terkena refocusing. 

Sejumlah anggaran yang terkena refocusing antara lain pembangunan infrastruktur sekolah yang sedianya akan di cancel sementara lantaran dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 dalam hal ini untuk vaksinasi. 

“Refocusing tahun ini masih ada karena masih dikerjakan untuk vaksinasi, persisnya berapa (anggaran yang terkena refocusing) belum tahu tapi yang pasti tidak sebesar tahun 2020,” papar Imam kepada Warta Kota saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/4/2021). 

Baca juga: Imam Budi Hartono Sebut Warga Depok Memegang Peranan Penting Pembelajaran Tatap Muka Jadi Digelar

Salah satu pembangunan infrastruktur yang terkena refocusing, kata Imam, adalah sekolah.

Tindakan ini dilakukan lantaran hingga saat ini Kota Depok masih berada di status zona oranye atau tingkat risiko sedang penyebaran Covid-19

Namun demikian, pembangunan lainnya seperti underspass di Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat dikatakan Imam akan tetap dijalankan hingga tuntas. 

Baca juga: Imam Budi Hartono Meminta Warga Depok Melapor Bila Jadi Korban Kelicikan Perusahaan Soal THR

Sebab, saat ini proses pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika telah memasuki tahapan pembebasan lahan warga yang terkena gusur akibat proyek tersebut. 

“Insya Allah diteruskan (proyek underpass) karena dari Provinsi juga sudah mengeluarkan anggaran (untuk konstruksinya) karena memang untuk lahan itu bagiannya Pemkot, sedangkan Provinsi bagian konstruksinya,” katanya.  
 Akan tetapi, proses pembebasan lahan dikatakan Imam belum seluruhnya terlaksana, sebab, masih ada kendala lantaran harga tanah yang masih naik turun. 

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved