Breaking News:

Banjir Bandang di NTT

Caritas Indonesia Terus Salurkan Bantuan Gereja Katolik Bagi Korban Bencana Alam di NTT

Gereja Katolik Indonesia tidak tinggal diam dalam kedaruratan yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dampak dari siklon tropis Seroja.

Istimewa
Kondisi pasca banjir bandang di NTT, BNPB rilis sebanyak 41 orang meninggal dunia, namun diprediksi lebih karena sejumlah warga masih dalam pencarian. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gereja Katolik Indonesia tidak tinggal diam dalam kedaruratan yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dampak dari siklon tropis Seroja.

Melalui Caritas Indonesia, Gereja Katolik melakukan giat belarasa kemanusiaan bagi warga terdampak.

Caritas Indonesia menjalankan mandat dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sebagai koordinator, fasilitator, dan animator bagi Caritas – PSE Keuskupan di Indonesia.

Dalam pelayanannya, Caritas Indonesia telah mengkoordinasikan respon bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: UPDATE Banjir Bandang di NTT, BNPB: 128 Orang Meninggal, Dampak Cuaca Ekstrem Siklon Tropis Seroja

Koordinasi ini dilakukan bersama dengan Jaringan Nasional Caritas, Komisi terkait di KWI, dan mitra kerja di tingkat nasional.

Bersama dengan 4 Caritas Keuskupan terdampak, Caritas Indonesia menyinergikan koordinasi untuk melakukan kajian awal kebutuhan.

Selain itu, Caritas Indonesia juga menjadi aktor utama dalam kajian bersama lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk wilayah Kabupaten Flores Timur.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19 di Pengungsian Korban Banjir Bandang NTT, Ini yang Dilakukan Doni Monardo

Penggalangan donasi dilakukan sejak 6 April 2021 secara nasional dan hingga Minggu, 11 April 2021 pukul 15.00 WIB, dana terkumpul Rp 2.552.561.851.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan termasuk kebutuhan yang mendesak untuk diusahakan melalui koordinasi dengan Caritas Indonesia,” demikian pernyataan Direktur Eksekutif Caritas Indonesia, Fredy Rante Taruk, Pr dalam keterangan pers yang diterima Warta Kota, Minggu (11/4/2021).

Pertemuan dengan 4 Caritas – PSE Keuskupan terdampak yaitu Caritas Keuskupan Agung Kupang, Caritas Keuskupan Larantuka, Caritas Keuskupan Atambua, dan Caritas – PSE Keuskupan Weetebula, serta Caritas Keuskupan lain di Indonesia dilakukan secara daring dan rutin setiap hari pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Dampak Banjir Bandang NTT, Masih Ada Daerah Terisolir, BNPB Kerahkan Helikopter Bantu Suplai Bantuan

Halaman
123
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved