Breaking News:

Tahun Depan Kemenkumham Bangun Pusat Data Lagu dan Musik Agar Efektif Tarik Royalti

Sebelumnya pemerintah sudah berencana membuat pusat data ini pada 2020 lalu, namun harus tertunda karena pandemi Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Kemenkumham akan membangun pusat data lagu dan musik, untuk mengoptimalkan penarikan dan pendistribusian royalti. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan membangun pusat data lagu dan musik, untuk mengoptimalkan penarikan dan pendistribusian royalti.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Kemenkumham Freddy Harris merencanakan, pembuatan pusat data yang disebut Sistem Informasi Lagu dan Musik (SILM) itu, akan dilakukan pada 2022.

Baca juga: Bukan Serahkan Diri, Buronan Densus 88 Nouval Farisi Dibekuk Usai Diadukan Orang Tuanya Sendiri

Sebelumnya pemerintah sudah berencana membuat pusat data ini pada 2020 lalu, namun harus tertunda karena pandemi Covid-19.

"Indonesia harus memiliki Sistem Informasi Lagu dan Musik (SILM) dengan membangun data center untuk lagu dan musik."

"Rencananya tahun kemarin (dibangun) tapi ada Covid, jadi ditunda," tutur Freddy saat jumpa pers secara daring, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Terduga Teroris yang Diciduk di Pasar Rebo Pernah Siapkan Tempat Uji Coba Peledakan Bom di Bogor

Freddy mengatakan, dengan adanya pusat data lagu dan musik tersebut, nantinya hak royalti yang didapatkan para pencipta lagu atau musisi, bisa lebih transparan penyalurannya.

Sebab, kata dia, hingga saat ini di Indonesia belum ada data lengkap mengenai karya atau lagu dari para musisi untuk dijadikan bukti permintaan royalti.

"Bangun data center yang baik, agar royalti para musisi tersebut bisa sesuai," jelasnya.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 Indonesia 9 April 2021: Dosis Pertama 9.784.278, Suntikan Kedua 4.943.231

Freddy mengatakan, pusat data lagu dan atau musik ini nantinya berasal dari e-Hak Cipta yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved