Breaking News:

BPJamsostek

Meninggal Dunia karena Covid-19, Ahli Waris Dapat Santunan Rp222 Juta dari BPJamsostek

Almarhum Shelly Ziendia Putri merupakan peserta aktif terdaftar program Penerima Upah di BPJamsostek Jakarta Salemba.

Istimewa
Penyerahan santunan kepada ahli waris dilakukan oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan, Kantor Wilayah BPJamsostek DKI Jakarta, dr Merry Triwisatawati bersama Kepala Cabang BPJamsostek Jakarta Salemba M. Izaddin. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memberikan santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal karena terpapar Covid-19 di tempat kerja.

Santunan diberikan melalui Kantor Cabang BPJamsostek Jakarta Salemba sebesar Rp222.684.208.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan, Kantor Wilayah BPJamsostek DKI Jakarta, dr Merry Triwisatawati bersama Kepala Cabang BPJamsostek Jakarta Salemba M. Izaddin.

M Izaddin mengungkapkan, almarhum Shelly Ziendia Putri merupakan peserta aktif terdaftar program Penerima Upah di BPJamsostek Jakarta Salemba.

Baca juga: BPJamsostek Gelar Sosialisasi Program dan Manfaat Kepesertaan kepada Para HRD Perusahaan

Baca juga: Lindungi Pekerja Rentan dan Pegawai Non ASN, APEKSI Dukung BPJS Ketenagakerjaan

Ia adalah pekerja di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Yang bersangkutan meninggal karena Penyakit Akibat Kerja (PAK) terdampak Covid-19,

"Kami menyerahkan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Hal ini merupakan bentuk nyata hadirnya BPJS Ketenagakerjaan di saat peserta mengalami risiko di dalam pekerjaannya," ujar M Izaddin melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/4/2021).

“Tentunya dengan santunan tersebut tidak dapat menggantikan posisi almarhum di sisi keluarga, namun apa yang sudah menjadi cita-cita almarhum dapat diwujudkan oleh keluarga,” imbuhnya.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena Covid-19, diterangkan bahwa bagi pekerja peserta program BPJamsostek jika terpapar disetarakan dengan kecelakaan kerja yang berhak atas perawatan dan pengobatan.

Pemberian santunan diberikan berbeda-beda sesuai masa kerja dan upah yang dilaporkan.

Baca juga: Pembayaran Klaim BPJamsostek Kebayoran Baru Sepanjang Maret 2021 Tembus Rp23,5 Miliar

Halaman
12
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved