Vaksinasi Covid19

Irjen Fadil Imran Luncurkan Program Vaksinasi Massal Berbasis Kampung Tangguh Jaya di 50 Lokasi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, meluncurkan program vaksinasi Covid-19 massal di Kampung Tangguh Jaya dan mal.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, meluncurkan program vaksinasi Covid-19 massal di 50 lokasi Kampung Tangguh Jaya dan 10 mal, Sabtu (10/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, meluncurkan program vaksinasi Covid-19 massal di Kampung Tangguh Jaya dan mal.

Launching dilakukan di sejumlah lokasi yang dijadwalkan digelar vaksinasi Copvid-19 massal.

Diantaranya di Kampung Tangguh Jaya di RW 01 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat; di Family Mart Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan; dan di The Kasablanka Mall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Massal Berbasis Kampung Tangguh Jaya dan Mal

Baca juga: Cegah Covid-19, Timsus 2 Satresnarkoba Polres Metro Jakbar Bentuk Kampung Tangguh Jaya di Kalideres

"Akan dilaunching langsung oleh Bapak Kapolda Metro, sekaligus memantau pelaksanaannya secara langsung," katanya.

Yusri menjelaskan, untuk gelaran pertama ini kegiatan vaksinasi massal akan dilakukan dk 50 Kampung Tangguh Jaya, dan secara drivethru di 10 Mal di Jakarta.

“Polda Metro Jaya akan melaksanakan kegiatan vaksinasi massal berbasis Kampung Tangguh Jaya dan juga drive thru di mal-mal, total semua ada 50 KTJ dan 10 mal, di tahap awal ini,” kata Yusri.

Yusri menjelaskan, kegiatan tersebut digelar bekerjasama dengan Kodam Jaya serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ceo Global, pengusaha mal.

Vaksinasi ini akan dibatasi sebanyak 100 orang di setiap KTJ.

Baca juga: Vaksinasi Covid19 Tahap II Telah Dimulai, Ini Daftar Sasarannya

Baca juga: Sebanyak 18.000 Guru Kabupaten Bekasi akan Vaksinasi Covid19 Tahap Dua Pada Bulan Maret

“Kita harapkan nanti masyarakat yang sudah terdata, karena ini menyangkut masalah kerumunan. Jadi sistemnya adalah Babinsa, Bhabikamtibmas sama Dinkes itu mendata karena cuma ada 100 per sekali ini, kemudian dikasih jeda waktu untuk setiap perorangnya. Karena jangan sampai terjadi kerumunan ya, termasuk Kapolda Metro Jaya akan meninjau juga,” jelasnya.

Ia menyebutkan kegiatan ini akan dilakukan selama enam bulan ke depan untuk membantu pemerintah dalam melakukan atau memberikan vaksinasi terhadap masyarakat.

“Ini akan kita laksanakan kegiatan selama enam bulan, ini upaya untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi dengan target kan sudah ditentukan pemerintah, satu hari satu juta” katanya

Target vaksinasi ini kata Yusri, menyasar kepada lanjut usia (lansia) serta pelayan publik seperti ojek online (ojol) dan orang-orang toko.

“Yang dijadikan target terutama lansia, karena ternyata lansia se-Indonesia dari 21 juta lansia baru 7,79 persen yang bisa divaksinasi, selanjutnya adalah para pelayanan publik, siapa pelayanan publik misalnya ojek online, kemudian orang-orang toko dengan skala prioritas pemerintah, yang sampai sekarang ini belum mendapat vaksin atau jumlahnya masih sangat kurang begitu," kata Yusri.

Baca juga: Belum Divaksin Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Larang Guru Mengajar di Sekolah

Baca juga: Sekda Kabupaten Tangerang Sebut Gencar Vaksin Covid-19 di Pusat Perbelanjaan untuk Capai Target

Selain itu, nantinya vaksinasi ini juga akan dilakukan di 500 Kampung Tangguh Jaya yang sudah terbentuk di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Misalnya Kampung Tangguh Jaya yang sudah dibentuk ada 400 warganya, kita vaksin 100 oranh dulu, nanti akan bertahap lagi minggu depannya 100, terus kita bertahap sampai enam bulan, itu kita selesaikan dari 50 Kampung Tangguh Jaya awal ini,” katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved