Gempa Malang

GEMPA Guncang Malang, BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Banjir Bandang Pascagempa

Kepala BMKG meminta masyarakat di sekitar wilayah Jawa Timur dan wilayah lain terdampak gempa mewaspadai potensi longsor dan banjir bandang bila hujan

Bidik layar Kompastv
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat di sekitar wilayah Jawa Timur dan wilayah lain terdampak gempa mewaspadai potensi longsor dan banjir bandang bila hujan. Foto dok: Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (23/12/2018). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gempa bumi bermagnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4/2021) sore.

Guncangan gempa Malang dirasakan di sejumlah kabupaten di Jawa Timur, terutama di Kabupaten Jember, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Trenggalem yang berdekatan dengan Kabupaten Malang.

Namun, getaran gempa Malang juga dirasakan di kota Surabaya, bahkan di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Video: Jelang Ramadan, Petugas Sidak Kamar Warbin Lapas Salemba

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat di sekitar wilayah Jawa Timur dan wilayah lain terdampak gempa untuk mewaspadai potensi longsor dan banjir bandang bila terjadi hujan.

"Jadi juga mohon diwaspadai potensi longsor dan banjir bandang bila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebagai dampak lanjut setelah ada goyangan gempa bumi yang cukup kuat," ujar Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Sabtu (10/4/2021).

Ia mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 6 dapat membuat lereng-lereng atau batuan menjadi agak rapuh sehingga dapat memicu terjadinya hidrometeorologi, yaitu bencana longsor dan banjir bandang.

Baca juga: MALANG Diguncang Gempa, Begini Kondisi Bangunan di Surabaya Menurut Laporan BPB

Baca juga: VIDEO Gempa Bumi Guncang Kabupaten Malang, Tak Berpotensi Tsunami

Ia menyampaikan bahwa hal itu berkaca dari bencana di Nusa Tenggara Timur, dimana sehari sebelum terjadi bencana gempa bumi magnitudo 4,1 dan terjadi hujan lebat.

"Jadi dikhawatirkan, suatu wilayah yang setelah terkena gempa, kemudian diguyur hujan itu dikawatirkan akan memicu terjadinya longsor atau banjir bandang," ujarnya.

Dwikorita menyebutkan beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat di Jawa Timur, yakni Jombang (di Bandarkedungmulyo), Mojokerto, Pasuruan, Bondowoso dan Jember.

Kemudian, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Gresik, Lamongan, Madiun, Nganjuk, Probolinggo, Tulungagung, Ponorogo dan Purwosari (Kabupaten Pasuruan).

Baca juga: GEMPA Malang 4 Jam Sebelum Kick Off Piala Menpora 2021, Ini Kata MO Persija soal Nasib Para Pemain

Sebelumnya, BMKG menyampaikan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 6,7 di barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, pada pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan BMKG, gempa yang terjadi itu berada pada kedalaman 25 kilometer (km) dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa berpusat di laut 90 km arah barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, 95 km tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur, 190 KM barat daya Surabaya, Jatim, dan 700 KM tenggara Jakarta, Indonesia. (Antaranews)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved