Breaking News

BREAKING NEWS: GEMPA Besar Baru Saja Terjadi di Sulawsi Utara, Kepala BMKG: Kedalaman 295 KM

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa Malang. Gempa bumi pada kedalaman 295 km.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
bmkg.go.id
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa Malang. Gempa bumi terjadi pada kedalaman 295 km dan tidak berpotensi tsunami, Sabtu (10/4/2021) sore. 

"Gempa tidak ada tsunami,"  katanya.

Rekomendasi BMKG, masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Masyarakat diimbau hindari bangunan retak atau rusak akibat gempa tersebut.

Mohon diperiksa bahwa bangunan cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan,

Sementara itu, Wagub Jawa Timur Emil Dardak, saat diwawancari Metro Tv membenarkan bahwa satu orang warga Lumajang, Jawa Timur, meninggal akibat terkena bongkahan batu.

Peringatan Dini Jawa Timur

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga menyampaikan adanya peringatan dini 

lereng-lereng atau bebatuan setelah digoyang, biasanya agak rapuh.

Apabila diguyur hujan, meski tidak lama tapi lebat atau sedang, dikhawatirkan bisa memicu bencana lanjutan, longsor dan banjir bandang.

Di wilayah NTT, hujan lebat, ternyata tanggal 3 April atau sehari sebelumnya, di Ende, NTT, terjadi gempa berkekuatan 4,1 magnitudo.

Jadi, satu wilayah yang terkena gempa dan kemudian diguyur gempa, akan memicu terjadinya longsor dan banjir bandang.

Wilayah hujan lebat antara lain di  Kabupaten Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Bondowoso, Jember, Malang, Blitar, Trenggelak, Kediri, Gresik, Lamongan, Madiun, Nganjuk, Batu, Tulungagung, Ponorogo, dan Probolinggo,

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved