Breaking News

BREAKING NEWS: GEMPA Besar Baru Saja Terjadi di Sulawsi Utara, Kepala BMKG: Kedalaman 295 KM

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa Malang. Gempa bumi pada kedalaman 295 km.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
bmkg.go.id
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa Malang. Gempa bumi terjadi pada kedalaman 295 km dan tidak berpotensi tsunami, Sabtu (10/4/2021) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

"Gempa bumi terjadi pada kedalaman 295 km dan tidak berpotensi tsunami," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers secara daring, Sabtu (10/4/2021) sore.

Gempa bumi terjadi pukul 16:30 WIB, lokasi 3.99 LU,124.73 BT (94 km Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulut.

"Gempa juga dirasakan di Talaud, 3 MMI. Ini cukup dirasakan ya, semoga tidak berdampak longsor dan sebagainya karena daerah ini banyak gunung," ujar Dwikorita Karnawati.

Baca juga: GEMPA Malang, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati Ingatkan Potensi Banjir Bandang-Longsor di Wilayah Ini

Waspada Longsor dan Banjir Bandang

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan gempa Malang berkekuatan 6,1 magnitudo, Sabtu (10/4/2021) pukul 14:00 WIB.

Gempa semula berkekuatan 6,7 magnitudo tapi kemudian direvisi menjadi 6,1 magnitudo.

Pusat gempa di laut atau 96 km di selatan Kota Kepanjeng Kabupaten Malang Jawa Timur dengan kedalaman 80 km.

Gempa susulan telah terjadi tiga kali yang kecenderungan guncangannya terus menurun.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa Malang masuk kategori gempa menengah akibat aktivitas subduksi.

Baca juga: Gempa 6,7 SR Guncang Malang, OC Piala Menpora: Tidak Ada Penundaan Laga Persija vs Barito Putera

Baca juga: Detik-detik Ribuan Pengunjung Mal Royal Plaza Surabaya Panik dan Berlarian saat Terjadi Gempa Bumi

Baca juga: Minta Warga Tak Panik, BMKG Sebut Gempa Malang Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi memiliki mekanisme naik. Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Turen dengan intensitas 5 MMI, yaitu getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak merasakan hal tersebut.

Gempa juga dirasakan di Karangkates Malang, Blitar, dengan intensitas 4 MMI. Juga dirasakan orang banyak di dalam rumah di Kediri, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, Ponorogo, Yogyakarta, Lombok Barat, Kuta, Jimbaran, intensitas 3 MM, getaran dirasakan di dalam rumah.

"Jadi seperti getaran akibat truk besar berlalu," kata Dwikorita.

Gempa juga dirasakan di Klaten, Mojokerto, Lombok Utara, Banjarnegara, Klungkung, dengan kekuatan 2 MMI, atau dirasakan beberapa orang dan benda-benda yang ringan bergoyang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved