Breaking News:

Berita DPRD Kabupaten Bogor

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli Minta Kades Masukkan Seluruh Program di Musrenbang

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli minta kades masukkan seluruh program di Musrenbang.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli minta kades masukkan seluruh program di Musrenbang. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli minta kades masukkan seluruh program di Musrenbang.

Pemerintah Kabupaten Bogor sedang menggalakkan pembangunan dari desa melalui program Samisade (Satu Miliar Satu Desa).

Tahun 2021 ini ada 349 desa yang mendapatkan program ini dengan total anggaran sebesar Rp 311,81 miliar.

Agar pemanfaatan dana Samisade ini maksimal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli meminta agar seluruh pembangunan desa direncanakan sejak Musrenbang di tingkat desa. 

“Tidak pernah akan ada pembangunan yang nyelonong lewat apapun. Karena dasarnya pembangunan itu melalui Musrenbang tingkat desa. Baik itu DPRD maupun pemerintah daerah pintu masuknya ada pada desa,” kata Romli di Cibinong, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi Minta Pemkab Bogor Tegas Soal Perizinan Usaha

Politisi PPP ini meminta kepala desa (kades) untuk senantiasa memasukkan seluruh program pembangunannya dalam rencana pembangunan desa.

“Masukkan semua program pembangunan desa, baik itu yang sudah teranggarkan maupun yang belum dalam rencana pembangunan desa,” kata Romli.

“Dengan melakukan dalam masa kepemimpinannya, para kades atau lurah dapat melihat mana yang sudah dan mana yang belum,” ujarnya.

Baca juga: Laju Pertumbuhan Ekonomi Turun Drastis, Ini Saran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, meminta para kades untuk memanfaatkan program Satu Miliyar Satu Desa ini secara maksimal. 

“Dengan Samisade kita bisa memfasilitasi masyarakat dengan aksesibilitas yang bagus, bisa buat tower untuk daerah yang blank spot sehingga sinyal HP dapat diterima,” ” kata Ade.

Baca juga: Minta Pemkab Bogor Lanjutkan Program Bansos Tunai, Ini Rekomendasi DPRD Kabupaten Bogor

Menurut dia, dana Samisade ini bisa digunakan untuk kepentingan pengairan, MCK, dan infrastruktur lainnya.

“Yang terpenting menyangkut hajat masyarakat banyak,” ujarnya.

Ade menyayangkan jika Samisade tidak dimanfaatkan dengan baik oleh kepala desa karena tahun ini dana desa dialihkan untuk bantuan sosial Covid-19.

“Kalau Anggaran Dana Desa kan dipake ke Bansos Covid, jadi kita susah membangun. Kalau Kepala Desanya nggak bisa ngebangun, masyarakatnya kecewa, periode berikutnya bisa-bisa tidak dipilih lagi,” ungkap Ade.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved