Kamis, 9 April 2026

Usai Dilantik, Agung Firman Sampurna Paparkan Rencananya

Agung Firman Sampurna siap tancap gas membawa PBSI berprestasi serta punya tata kelola organisasi yang baik.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Humas PBSI
Ketum PP PBSI Agung Firman Sampurna memberikan semangat kepada semua anggota tim Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Agung Firman Sampurna siap tancap gas membawa PBSI berprestasi serta punya tata kelola organisasi yang baik.

Hal ini dikatakannya usai Pengurus Pusat PBSI periode 2020-2024 resmi dilantik oleh Marciano Norman selaku Ketua KONI Pusat, Jumat (9/4/2021).

"Hari ini kita melakukan ritual penting di sistem organisasi kita yaitu pelantikan pengurus. Ini merupakan persyaratan formal bagi kepengurusan ini bukan hanya untuk bekerja tetapi sebagai komitmen untuk melaksanakan kegiatan bersama-sama," ujarnya kepada media.

Baca juga: Satu Hari Jelang Pelantikan Pengurus Periode 2020-2024, PP PBSI Menggelar Tes PCR di Swiss Hotel

Ia lantas menjelaskan alasan pelantikan yang baru bisa dilakukan saat ini, karena situasi yang kurang ideal di tahun 2020 lalu karena kondisi pandemi dan kegiatan bulu tangkis di awal 2021.

"Munas memang telah kami lakukan November lalu, bahkan pemilihan pengurus ya, dan baru hari ini bisa melakukan pelantikan. Setelah ini, baik agenda nasional dan internasional akan segera kami laksanakan," tambahnya.

Selain tancap gas urusan kegiatan PBSI, Firman menjelaskan pihaknya akan mentata kelola PBSI menjadi organisasi yang ekonomis dan efesien dan efektif. 

Baca juga: Lindungi Atlet dari Paparan Covid-19, PP PBSI Batalkan Penyelenggaraan Indonesia Masters Super 100

Hal ini bahkan sudah dilakukannya akhir-akhir ini.

"Kami akan identifikasikan masalah dan evaluasi langaung, seperti masalah kemarin (All England). Salah satu upaya kami adalah mengintensifkan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di negara tempat turnamen dilaksanakan. Bukan tiba-tiba kami menyewa pesawat, karena itu bukan solusi. Kemudian kami juga akan koordinasi secara intensif dengan maskapai, bagaimana pola mereka, transit dimana, supaya atlet tetap dapat bertanding nantinya," paparnya.

Firman menjelaskan, evaluasi itu pula yang suskes dilakukan PBSI belum lama ini. 

Hal itu dibuktikan dengan suksesnya tim Indonesia yang bertanding di Orleans Master, meski ada satu atlet yang terindikasi positif sehingga tak bisa bermain, namun atlet lainnya sukses bermain hingga akhir. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved