Breaking News:

Berita Nasional

Jamin Keamanan dan Kenyamanan Berwisata, Sandiaga Uno Targetkan Penggunaan GeNose C19 Diperluas

Jamin Keamanan dan Kenyamanan Berwisata, Sandiaga Uno Targetkan Penggunaan GeNose C19 Diperluas

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Sandiaga Uno saat meninjau fasilitas GeNose C19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Provinsi Bali pada Jumat (9/4/2021). 

Lebih lanjut Sandiaga Uno menjelaskan bahwa desa wisata menjadi alternatif kunjungan berbasis alam terbuka dan budaya. Apalagi dengan peniadaan mudik amat penting kehadiran GeNose C19.

"Saya melihat ini membangkitkan rasa percaya atau confidence baik wisatawan maupun pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif karena dengan perluasan testing ini ada rasa aman dan nyaman. 20-25% peningkatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terbantu dengan kehadiran GeNose C19," ungkap Sandiaga Uno.

Kemenparekraf menargetkan uji coba GeNose C19 di Desa Wisata dalam waktu 60-90 hari kedepan sebagai pilot projects. Saat ini Kemenparekraf sedang mencoba langkah-langkah koordinasi.

"Saya setiap hari mendapatkan laporan mengenai kedatangan wisawatan di Bali ini selama pandemi Covid-19 jumlahnya amat memprihatinkan. Tahapan vaksinasi Covid-19 di Bali ini harus ditingkatkan karena Bali ini targetnya 3 juta, serta destinasi-destinasi wisata khususnya wisata super prioritas juga itu ditingkatkan," jelas Sandiaga Uno.

Diungkapkannya, jajaran stakeholder pemerintah memiliki waktu sampai 12 bulan ke depan sesuai target pemerintah untuk memvaksinasi 70% dari seluruh seluruh populasi Indonesia yang mencapai 180 juta jiwa lebih. 

Baca juga: Setelah Cilegon United, Raffi Ahmad kini Akuisisi Klub Sepak Bola PSB Bogor, Ini Faktanya

"Ini harus kita lakukan langkah-langkah secara holistik dan sinergi semua sektor. Sekarang ini tahap lansia agak lambat karena membutuhkan waktu. Saya menganjurkan agar ada modifikasi, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga membawa orang tuanya ke tempat-tempat vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat alokasi yang difokuskan untuk lansia dan pejabat pelayanan publik atau yang interaksi dan mobilitas nya tinggi," lanjut Sandiaga Uno.

Untuk di wilayah Zona Hijau akan pihaknya akan memantau melalui testing. Disini ada peran GeNose C19, karena meski sudah di vaksin stakeholder terkait harus memperluas testing ini secara berkala.

Perihal peraturan larangan mudik lebaran pada 2021 ini, Kemenparekraf juga akan melakukan langkah-langkah antisipatif bekerjasama dengan jajaran stakeholder terkait.

"Saya akan berkoordinasi karena Peraturan Kementerian Perhubungan sudah keluar bagaimana kami melakukan adaptasi. Kita dalam masa PPKM Mikro, sehingga jika moda transportasi tidak beroperasi pada 6-17 Mei, maka destinasi wisata lokal ini harus ditingkatkan. Karena saga mengantisipasi peningkatan jumlah signifikan dari masyarakat yang tidak bisa mudik dan ingin beraktifitas dan bermobilitas dalam bingkai protokol kesehatan Covid-19 yang ketat dan disiplin," tutur Sandiaga Uno.

Baca juga: Vanessa Angel Tidak Sabar Jalani Ibadah Puasa Bersama Anak dan Suami, Ramadan Tahun Lalu Masih Hamil

Menurutnya hal tersebut diatur dalam oleh PPKM Skala Mikro, saya ingin destinasi wisata ini siap, ketentuan-ketentuan membatasi jumlah pengunjung 50%, maupun jam operasional. Hal itu kata Sandiaga Uno harus dipastikan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved